Peristiwa

Misteri Hilangnya Calon Pengantin di Cianjur — Polisi Telusuri Dugaan Konflik Jelang Pernikahan

51
×

Misteri Hilangnya Calon Pengantin di Cianjur — Polisi Telusuri Dugaan Konflik Jelang Pernikahan

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com || CIANJUR — Kasus hilangnya calon pengantin perempuan di Cianjur mulai menyita perhatian publik. Seorang perempuan bernama Tia Faizal (22), warga Kampung Kita Manis, Desa Padaluyu, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, dilaporkan menghilang secara misterius sejak Rabu, 25 Maret 2026, hanya beberapa hari sebelum rencana pernikahannya yang dijadwalkan 11 April 2026.

Peristiwa ini memunculkan berbagai pertanyaan karena hingga kini keberadaan korban belum diketahui, sementara keluarga dan aparat setempat masih melakukan penelusuran.

Menurut keterangan keluarga, Tia Faizal terakhir terlihat sekitar pukul 13.00 WIB di rumahnya di Desa Padaluyu, Kecamatan Cugenang. Saat itu tidak ada tanda-tanda mencurigakan yang membuat keluarga curiga.

Ibu korban, Neng Ida (44), mengatakan putrinya masih menjalani aktivitas sehari-hari seperti biasa.

“Awalnya tidak ada yang mencurigakan. Dia seperti biasa saja di rumah, tidak ada pembicaraan atau tanda-tanda akan pergi,” ujar Ida, Minggu (5/4/2026).

Namun setelah beberapa waktu berlalu, keluarga menyadari Tia tidak kembali ke rumah dan tidak diketahui keberadaannya.

Dalam proses pencarian awal, keluarga menemukan bahwa Tia membawa beberapa stel pakaian serta ijazah sekolahnya ketika pergi dari rumah.

Fakta tersebut memunculkan dugaan bahwa kepergian Tia bukan sekadar keluar rumah biasa, melainkan kemungkinan telah dipersiapkan sebelumnya.

Yang menjadi kendala, Tia diketahui tidak membawa telepon genggam atau alat komunikasi, sehingga keluarga kesulitan melacak keberadaannya maupun menghubunginya secara langsung.

Di balik hilangnya Tia, keluarga mengungkap adanya persoalan pribadi antara korban dengan calon suaminya menjelang pernikahan.

Menurut ibunya, Tia sempat menyampaikan keraguannya untuk melanjutkan rencana pernikahan yang telah disiapkan keluarga.

“Memang sebelumnya sempat ada masalah dengan calon suaminya. Tia pernah bilang belum siap menikah dan ingin membatalkan dulu,” ungkap Ida.

Namun keluarga saat itu meminta agar persoalan tersebut dibicarakan secara baik-baik, mengingat waktu menuju hari pernikahan sudah sangat dekat.

Keluarga juga mengaku sempat melihat perubahan sikap pada diri Tia sejak masa pertunangan. Ia dinilai menjadi lebih tertutup dan jarang berbicara mengenai rencana pernikahannya.

Meski demikian, keluarga tidak pernah menyangka kondisi tersebut akan berujung pada hilangnya Tia tanpa kabar.

Peristiwa ini pun mengejutkan warga sekitar karena Tia dikenal sebagai pribadi yang tenang dan dekat dengan keluarga.

Setelah melakukan pencarian secara mandiri selama beberapa hari tanpa hasil, keluarga akhirnya melaporkan kasus ini sebagai orang hilang kepada pihak kepolisian.

Laporan resmi dibuat pada Sabtu, 4 April 2026, ke Polsek Cugenang, Kabupaten Cianjur.

Pihak keluarga berharap kepolisian dapat membantu menelusuri keberadaan Tia serta mengungkap apa yang sebenarnya terjadi sebelum ia menghilang.

Di tengah kegelisahan yang masih menyelimuti keluarga, Neng Ida menegaskan bahwa yang terpenting saat ini adalah keselamatan putrinya, bukan lagi soal rencana pernikahan.

“Kami hanya ingin Tia pulang dengan selamat. Soal pernikahan bisa dibicarakan lagi, tidak jadi pun tidak apa-apa,” ujarnya.

Kasus misteri hilangnya calon pengantin di Cugenang, Cianjur, kini masih menjadi perhatian warga setempat. Keluarga berharap siapa pun yang mengetahui keberadaan Tia segera memberikan informasi agar ia dapat ditemukan dalam keadaan selamat.

(Bet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses