hallonusantara.com || Kabupaten Bekasi – Pemerintah resmi meluncurkan operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara serentak melalui kegiatan virtual yang dipusatkan di Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).
Di Kabupaten Bekasi, kegiatan berlangsung di Gedung KDKMP Desa Wanajaya, Jalan Raya TPU, Kampung Selang Jati RT 01/03, Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung, dan diikuti sekitar 100 peserta dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga tokoh masyarakat.
Peresmian dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto secara virtual.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kasrem 051/Wkt Kolonel Inf Slamet Supriyanto, Kapolres Metro Bekasi Kombespol Sumarni, Dandim 0509/Kabupaten Bekasi Letkol Inf Michael Ronald, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Budi Muhamad Mustofa, Kepala DPMD Kabupaten Bekasi Drs. Iman Santoso, Kadis Koperasi dan UMKM Kabupaten Bekasi Drs. H Hasan Basri, serta unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat lainnya.
Kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, laporan Menteri Koordinator Bidang Pangan, sambutan Presiden RI, hingga pemberian bantuan sembako secara simbolis.
Dalam laporannya, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan langkah nyata pemerintah dalam memperkuat ekonomi rakyat berbasis desa.
Menurutnya, Presiden menjalankan amanat Pasal 33 UUD 1945 secara konsisten, dengan menghadirkan negara untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
“Program koperasi desa menjadi instrumen penting untuk memperkuat ekonomi masyarakat dari tingkat bawah. Pemerintah juga menyiapkan 30.000 manajer koperasi guna mendukung pengelolaan koperasi secara profesional,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa Indonesia berhasil mencatat surplus beras pada tahun 2025 dengan produksi mencapai 34,69 juta ton, serta memiliki stok cadangan beras nasional tertinggi sepanjang sejarah.
Selain itu, pemerintah memberikan diskon pupuk sebesar 20 persen sebagai bentuk dukungan terhadap sektor pertanian dan masyarakat desa.
Sementara itu, dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa peresmian 1.061 KDKMP merupakan langkah besar dalam memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan nasional.
“Kita hadir dalam peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai langkah besar penguatan ekonomi rakyat melalui koperasi secara serentak,” kata Presiden.
Presiden juga menyampaikan bahwa dalam waktu kurang dari tujuh bulan, pemerintah berhasil membentuk ribuan koperasi lengkap dengan sarana pendukung seperti gedung, gudang, dan kendaraan operasional.
Menurutnya, koperasi harus menjadi wadah sinergi seluruh elemen bangsa dalam membangun ekonomi nasional dari desa.
“Bangsa ini dibangun dengan semangat kebersamaan. Petani, TNI, dan Polri memiliki peran penting dalam menjaga dan memenuhi kebutuhan rakyat,” ujarnya.
Presiden turut menyinggung pentingnya membangun kepercayaan terhadap kemampuan bangsa sendiri di tengah berbagai tantangan global, termasuk ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional.
Usai sambutan Presiden, kegiatan dilanjutkan dengan dialog virtual bersama perwakilan KDKMP, pemberian bantuan sembako secara simbolis, serta ramah tamah bersama para tamu undangan.
Selama rangkaian kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Dalam pandangan pelapor, program KDKMP dinilai menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah dalam memperkuat perekonomian masyarakat desa melalui koperasi berbasis kerakyatan.
Selain itu, sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program pemberdayaan masyarakat, pengembangan UMKM, hingga peningkatan ketahanan pangan di wilayah pedesaan.
Meski demikian, pengawasan dan pembinaan berkelanjutan tetap diperlukan agar pengelolaan koperasi berjalan optimal, transparan, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
( Pendim 0509 Kabupaten Bekasi)
(Makhbub J)













