Hallonusantara.com || Cianjur — Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Bojongpicung dan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, mengikuti diskusi daring bertajuk Bincang Santai Komunikasi Publik Tangguh Menjaga Kepercayaan Masyarakat di Tengah Arus Misinformasi, Rabu, 6 Mei 2026.
Kegiatan yang digelar melalui aplikasi Zoom itu dipusatkan di Aula Kantor Kecamatan Haurwangi. Peserta yang hadir antara lain unsur Forkopimcam, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kepala Seksi Ketenteraman dan Ketertiban (Kasi Trantib), para kepala desa, serta tokoh masyarakat dari dua kecamatan.
Camat Haurwangi Yadi Supriyadi mengatakan diskusi daring tersebut digelar bersama jajaran Korem 061/Suryakancana Bogor sebagai bagian dari penguatan komunikasi publik di tingkat daerah. Menurut dia, kegiatan ini penting untuk meningkatkan koordinasi lintas unsur pemerintahan dan keamanan di wilayah.
“Kegiatan ini menjadi ruang diskusi bersama untuk memperkuat komunikasi publik dan menjaga kepercayaan masyarakat, terutama di tengah derasnya arus misinformasi,” kata Yadi di sela kegiatan.
Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat sehingga kegiatan berlangsung lancar. Menurutnya, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak hanya menjadi tugas aparat, tetapi juga memerlukan peran aktif masyarakat.
Hal serupa disampaikan Bati Tuud Koramil 0811/Bojongpicung, Peltu Yeyet Suteryet. Ia menjelaskan diskusi daring tersebut menghadirkan narasumber Letkol Dedi Kombuzer, Staf Khusus Menteri Pertahanan bidang komunikasi sosial dan publik.
Dalam pemaparannya, kata Yeyet, narasumber menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban. Upaya tersebut harus dilakukan secara kolaboratif antara TNI, Polri, pemerintah daerah, hingga masyarakat di tingkat desa.
“Keamanan dan ketertiban masyarakat adalah tanggung jawab bersama. Sinergi antara aparat dan masyarakat menjadi kunci untuk menjaga stabilitas di wilayah,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Camat Bojongpicung, Camat Haurwangi, jajaran Polsek Bojongpicung, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta para kepala desa dari kedua kecamatan yang telah mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, forum komunikasi semacam ini penting untuk memperkuat koordinasi lintas sektor di tingkat kecamatan.
(Bet)













