Hallonusantara.com || Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya menjaga keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memastikan seluruh pelaksana program bekerja secara profesional, berintegritas, dan mengutamakan kepentingan rakyat.
Penegasan itu disampaikan Presiden saat menghadiri acara Building Indonesia’s Future Generations Through Nutrition di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Dikutip dari infopublik, Kamis (4/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengungkapkan bahwa pemerintah telah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan Program MBG menyusul adanya berbagai laporan mengenai kekurangan, kejanggalan, hingga indikasi penyimpangan dalam pelaksanaannya.
Menurut Presiden, langkah pergantian sejumlah pihak dalam pelaksanaan program dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola, meningkatkan akuntabilitas, dan memastikan program strategis nasional tersebut berjalan sesuai tujuan.
Prabowo mengatakan, setiap keputusan yang diambil pemerintah harus berpijak pada kepentingan rakyat. Ia mengaku selalu mengingat pesan almarhum ayahnya, Sumitro Djojohadikusumo, yang mengajarkan agar seorang pemimpin senantiasa berpihak kepada rakyat ketika menghadapi keraguan dalam mengambil keputusan.
Presiden menegaskan kualitas kepemimpinan menjadi faktor utama yang menentukan keberhasilan sebuah organisasi maupun program pemerintah. Karena itu, pemerintah tidak akan ragu melakukan pembenahan apabila ditemukan pelaksana yang tidak mampu menjalankan tugas dengan baik.
“Pemimpin baik, organisasi baik. Pemimpin tidak baik, organisasi tidak baik. Apalagi pemimpin tidak benar, tidak kompeten, atau tidak jujur,” kata Prabowo.
Di hadapan ribuan peserta yang terdiri atas Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), pengelola dapur MBG, dan mitra program, Presiden juga menyoroti pentingnya peran SPPI sebagai ujung tombak pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di berbagai daerah.
Menurutnya, para lulusan SPPI telah dipersiapkan untuk memimpin dan mengelola dapur MBG dengan mengedepankan nilai pengabdian, integritas, disiplin, serta kecintaan terhadap bangsa dan negara.
Prabowo menegaskan pemerintah tidak akan memberikan toleransi terhadap siapa pun yang menyalahgunakan amanah rakyat. Untuk itu, sistem pengawasan akan terus diperkuat dengan melibatkan lembaga pengawas serta aparat penegak hukum guna memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan.
“Saya tidak mau uang rakyat dicuri. Saya tidak mau uang rakyat dicuri. Dan tidak ada pengecualian,” tegasnya.
Presiden juga meminta seluruh kepala dapur dan pengelola Program MBG meningkatkan pengawasan internal serta menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, keberhasilan program tersebut merupakan tanggung jawab bersama karena menyangkut masa depan generasi Indonesia.
Prabowo menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.
“Yang penting kepentingan rakyat di atas semua kepentingan,” ujar Presiden.
Program MBG merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang dirancang untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui pemenuhan gizi yang memadai bagi anak-anak dan kelompok penerima manfaat di seluruh wilayah Indonesia.
(Bet)













