Politik

PAN Tancap Gas Menuju Pemilu 2029, Rakerda Cianjur Kukuhkan 6.800 Relawan dan Tegaskan Disiplin Kader

53
×

PAN Tancap Gas Menuju Pemilu 2029, Rakerda Cianjur Kukuhkan 6.800 Relawan dan Tegaskan Disiplin Kader

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com || Cianjur — Partai Amanat Nasional (PAN) mulai mengakselerasi konsolidasi politik menghadapi Pemilu 2029. Melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Kabupaten Cianjur, partai berlambang matahari itu tidak hanya menyusun strategi pemenangan, tetapi juga melantik seluruh pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-Kabupaten Cianjur serta mengukuhkan sekitar 6.800 relawan sebagai ujung tombak kerja politik di tingkat akar rumput.

Rakerda yang digelar di kawasan Rindu Alam, Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, Sabtu (4/7/2026), dihadiri Wakil Ketua Umum DPP PAN Eddy Soeparno, Ketua DPD PAN Kabupaten Cianjur Hendi Mulyana, Wakil Bupati Cianjur Ramzi, anggota legislatif, serta ribuan kader dan simpatisan.

Kegiatan tersebut menjadi titik awal konsolidasi organisasi PAN di Cianjur dalam menyusun peta jalan politik menuju Pemilu Legislatif, Pemilu Presiden, dan Pilkada 2029. Penguatan struktur hingga tingkat kecamatan dinilai menjadi faktor penting untuk meningkatkan daya saing partai sekaligus memperluas pelayanan kepada masyarakat.

Wakil Ketua Umum DPP PAN Eddy Soeparno menegaskan, pengukuhan 6.800 relawan bukan sekadar menunjukkan besarnya kekuatan politik, melainkan membangun jaringan yang mampu bekerja secara nyata di tengah masyarakat.

“Dengan keberadaan ribuan relawan ini, PAN memiliki mata, telinga, tangan, dan kaki di tengah masyarakat untuk mendengar persoalan warga sekaligus menghadirkan solusi melalui kerja nyata,” ujar Eddy.

Ia menegaskan, kemenangan politik tidak lahir dari kerja sesaat menjelang pemilu. Seluruh kader diminta hadir secara konsisten di tengah masyarakat melalui program pelayanan yang sejalan dengan semangat “PAN Bantu Rakyat.”

Menurut Eddy, PAN ingin membangun kepercayaan publik melalui kerja nyata, bukan sekadar mengandalkan kampanye politik setiap lima tahun sekali.

Ketua DPD PAN Kabupaten Cianjur Hendi Mulyana mengatakan, Rakerda menghasilkan sejumlah keputusan strategis yang akan menjadi pedoman organisasi selama satu tahun ke depan. Fokus utama diarahkan pada penguatan mesin partai, peningkatan kualitas kader, konsolidasi internal, serta optimalisasi pelayanan masyarakat melalui struktur partai hingga tingkat desa dan kecamatan.

Di tengah agenda konsolidasi tersebut, Hendi juga menanggapi isu dugaan pelanggaran kegiatan reses yang sempat menyeret salah seorang anggota Fraksi PAN DPRD Kabupaten Cianjur.

Ia menegaskan, persoalan tersebut telah selesai setelah Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Cianjur melakukan verifikasi dan pemeriksaan yang hasilnya disahkan melalui rapat paripurna.

“Berdasarkan hasil verifikasi Badan Kehormatan DPRD, dokumentasi yang beredar bukan merupakan kegiatan reses, melainkan kegiatan persiapan sebelum pelaksanaan reses. Karena itu tidak ditemukan adanya pelanggaran sebagaimana yang dituduhkan,” kata Hendi.

Meski demikian, DPP PAN memastikan tidak akan memberikan perlindungan kepada kader yang terbukti melanggar aturan organisasi maupun kode etik.

“Siapa pun kader PAN, baik anggota legislatif maupun pengurus partai, apabila terbukti melakukan pelanggaran berdasarkan mekanisme yang berlaku, akan dikenakan sanksi organisasi sesuai AD/ART partai,” tegas Eddy.

Rakerda PAN Cianjur menjadi sinyal bahwa partai mulai memanaskan mesin politik lebih awal menjelang Pemilu 2029. Dengan memperkuat struktur organisasi, memperluas jaringan relawan, serta menegaskan komitmen terhadap disiplin kader, PAN berharap mampu meningkatkan elektabilitas sekaligus memperkuat kepercayaan publik melalui kerja politik yang berorientasi pada pelayanan masyarakat.

(Bet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses