Hallonusantara.com||Bekasi – Memasuki masa Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di sejumlah wilayah Kabupaten Bekasi, masyarakat diimbau untuk tetap menjaga kondusivitas lingkungan serta menerapkan politik yang sehat tanpa memecah belah hubungan sosial antarwarga.(30/5/2026)
Perbedaan pilihan dalam kontestasi politik desa dinilai sebagai hal yang wajar dan menjadi hak masing-masing individu berdasarkan hati nurani serta kesadaran diri. Namun demikian, perbedaan tersebut diharapkan tidak menjadi pemicu konflik maupun saling adu domba di tengah masyarakat.
Sebut saja Jhon, salah seorang warga, menilai bahwa masyarakat yang dewasa dalam berpolitik adalah masyarakat yang mampu menjaga keharmonisan meski memiliki pilihan yang berbeda.
“Berbeda pendapat itu hak masing-masing, jangan sampai karena Pilkades hubungan antar tetangga jadi renggang. Politik itu sementara, tapi persaudaraan dan kerukunan harus tetap dijaga,” ujar Jhon.
Menurutnya, masyarakat harus tetap saling merangkul dan tidak mencampuradukkan perbedaan pilihan politik dengan kehidupan sehari-hari. Ia berharap momentum Pilkades di Kabupaten Bekasi dapat berjalan aman, damai, dan tetap menjaga persatuan di lingkungan masyarakat.(Daryat)













