Daerah

Akses ke Situs Batu Kasur di Pacet Ditutup Sementara, Pembangunan Jalan Jadi Penyebab

124
×

Akses ke Situs Batu Kasur di Pacet Ditutup Sementara, Pembangunan Jalan Jadi Penyebab

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com || Cianjur – Akses menuju Situs Batu Kasur yang berada di perbatasan Desa Cibodas dan Desa Gadog, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, sementara waktu tidak dapat dilalui masyarakat. Informasi mengenai penutupan ini sempat menimbulkan pertanyaan publik, terutama terkait status kawasan dan rencana pengembangan ke depan.

Pembangunan Jalan Sebabkan Penutupan Akses

Perwakilan PT Agro Nature Nusantara, Muhdori, menjelaskan bahwa larangan masuk dipasang selama proses pembangunan akses jalan menuju area situs berlangsung.

“Pintu gerbang dipasang larangan masuk karena sedang ada pembangunan jalan. Kami khawatir terjadi hal yang tidak diinginkan jika warga melintas ketika kendaraan material keluar masuk,” ujar Muhdori, Senin (17/11/2025).

Ia memastikan bahwa pembatasan tersebut hanya bersifat sementara.
“Jika pekerjaan jalan rampung, akses akan dibuka kembali untuk umum,” katanya.

Lahan Merupakan Kepemilikan Pribadi

Berkaitan dengan status kepemilikan, Muhdori menegaskan bahwa seluruh lahan yang menaungi situs merupakan tanah pribadi.

“Ini adalah tanah milik pribadi dan sudah bersertifikat. Informasi soal jual beli atau klaim lain tidak benar,” jelasnya.

Ia menambahkan, rencana pengembangan dari pemerintah daerah pada masa lalu tidak dapat dilaksanakan karena status lahan tersebut.

“Waktu itu Pak Bupati Irfan sudah meninjau, tetapi bantuan tidak bisa diberikan karena bukan lahan pemerintah. Yang hanya memungkinkan diajukan adalah perbaikan akses jalan,” ujarnya.

Akses Diperketat karena Aktivitas Pertanian

Selain pembangunan jalan, pembatasan akses juga dilakukan karena terdapat kegiatan penanaman alpukat di area tersebut.

“Beberapa buah alpukat sempat hilang, jadi pengamanan sementara diperketat,” kata Muhdori.

Luas Lahan dan Batas Wilayah

Area lahan yang menaungi Situs Batu Kasur mencapai sekitar 30 hektare dan dimiliki oleh dua orang. Lokasinya berada pada dua pemerintahan desa.

“Sebagian besar berada di wilayah Cibodas, sedangkan Gadog hanya memegang porsi kecil di area dekat batas jalan,” jelasnya.

Status Kajian Kebudayaan Masih Berjalan

Terkait penetapan status sebagai cagar budaya, pihak terkait dari tingkat provinsi telah melakukan penyelidikan awal.

“Dinas kebudayaan provinsi pernah datang untuk meneliti, namun statusnya masih tahap penyelidikan. Belum ada hasil maupun penetapan resmi,” kata Muhdori.

Ia juga menyampaikan bahwa pihak pengelola masih menunggu tindak lanjut dari instansi terkait.
“Termasuk dari dinas pariwisata, masih menunggu keputusan lanjutan dari tingkat yang lebih tinggi,” ucapnya.

Durasi Penutupan Tergantung Progres Pembangunan

Penutupan akses akan menyesuaikan perkembangan pembangunan jalan.

“Penutupan sifatnya situasional. Jika pekerjaan selesai, akses dibuka kembali,” ujar Muhdori.

Pemerintah Kecamatan Klarifikasi Informasi yang Beredar

Kasi Satpol PP Kecamatan Pacet, Jejen Zailani, turut memberikan penjelasan setelah pihak kecamatan melakukan peninjauan.

“Terkait informasi yang beredar soal penutupan, kami sudah meninjau lokasi. Terima kasih kepada pihak pengelola yang sudah melakukan pengembangan di wilayah Cibodas dan Gadog,” kata Jejen.

Ia memastikan kabar penutupan permanen tidak benar.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Pak Muhdori, dan informasi soal penutupan permanen tidak benar,” ujarnya.

Jejen juga mengapresiasi keberadaan lapangan pekerjaan yang tersedia di area tersebut.

“Pemerintah Kecamatan Pacet berterima kasih karena sudah ada penyerapan tenaga kerja di sini. Kami mendukung rencana pengembangan sektor pariwisata,” katanya.

Pemerintah juga berharap agar aspek lingkungan tetap diperhatikan.
“Kami menitipkan agar penghijauan tetap dijaga karena kawasan ini menjadi jantung wilayah Cipanas dan Pacet,” tutupnya.

(Bet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses