Hukum

DPRA Serukan Penyelidikan Menyeluruh Kasus Penembakan Warga Aceh di Malaysia

90
×

DPRA Serukan Penyelidikan Menyeluruh Kasus Penembakan Warga Aceh di Malaysia

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com || BANDA ACEH – Tgk Muharuddin, Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), mendesak Pemerintah Diraja Malaysia agar melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap insiden penembakan lima pekerja migran Indonesia di perairan Malaysia, termasuk dua korban asal Aceh.

“Saya juga berharap perhatian khusus dari Presiden RI Bapak Prabowo untuk membina hubungan diplomasi dengan Kerajaan Malaysia, agar masalah ini dapat diselesaikan secara bermartabat, dengan keberanian yang tepat terhadap pelaku dan keadilan bagi korban,” ujar Tgk. Muharuddin, menanggapi insiden penembakan migran Indonesia asal Aceh di perairan Malaysia,dikutip dari InfoPublik, Jumat (31/01/2025).

Tgk Muharuddin juga berharap pemerintah Indonesia membentuk tim investigasi untuk mendampingi para korban sebagai warga negara Indonesia.

“Kejadian serupa diharapkan tidak terjadi lagi. Oleh karena itu, aparat yang menembak migran Indonesia harus dihukum sesuai dengan hukum di Kerajaan Malaysia,” tambahnya.

Kejadian ini sebelumnya diberitakan terjadi di perairan Tanjung Rhu, Selangor, Malaysia pada Jumat (24/1/2025). Dari lima pekerja migran yang ditembak, dua di antaranya, MH dan AR, adalah warga Aceh dengan luka tembak. Seorang korban berinisial B dari Riau meninggal dunia, sementara korban luka lainnya, HA dan MZ, juga berasal dari Riau dan sedang dirawat di rumah sakit di Malaysia.

(Bet)

Foto: Ketua Komisi I DPRA, Tgk Muharuddin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses