China Dukung Tujuan KTT G20, Dorong Pemulihan Global Pasca Covid-19

Hallonusantara.com II Mancanegara – Dalam konferensi pers pada Jum’at (11/11) 2022, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian mengatakan, China mendukung tujuan KTT G20 untuk mendorong pemulihan global setelah pandemi Covid-19.

Terkait harapan saat bertemu dengan Biden, Lijian mengatakan Beijing mendukung cara koeksistensi yang benar antara China dan AS sambil menegaskan bahwa membela kedaulatan, keamanan, dan kepentingan pembangunan Beijing.

“Amerika Serikat harus pergi ke arah yang sama dengan China, mengelola perbedaan dengan benar, mempromosikan kerja sama yang saling menguntungkan, menghindari kesalahpahaman dan salah penilaian, serta mendorong kembalinya hubungan China-AS ke jalur yang benar dari pembangunan yang sehat dan stabil,” ujarnya seperti dikutip dari South China Morning Post.

Dia juga merespons pernyataan Biden minggu ini bahwa China berusaha menjaga jarak dari Rusia karena ofensifnya terhadap pendiri Ukraina. Lijian mengatakan hubungan Beijing dengan Moskow “kokoh” dan kedua belah pihak memiliki “saling percaya yang tinggi”.

Perjalanan ke Bali untuk menghadiri KTT G20 akan menjadi perjalanan luar negeri pertama pemimpin China itu sejak ia mengamankan masa jabatan ketiga yang belum pernah terjadi sebelumnya pada bulan lalu. Selain bertemu dengan Biden, Jinping rencananya juga akan bertemu dengan Presiden Emmanuel Macron. Namun, Kementerian Luar Negeri China tidak menyebutkan rencana pembicaraan dengan Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida, meskipun media Jepang melaporkan dia ingin bertemu Xi Jinping di KTT G20.

Xi Jinping juga diperkirakan akan mengadakan pertemuan dengan mitranya dari Senegal Macky Sall dan Argentina Alberto Fernandez.

Kementerian Luar Negeri China juga mengumumkan Xi Jinping akan mengunjungi Thailand untuk KTT Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik yang dimulai pada hari Kamis, sehari setelah KTT G20 berakhir.

Pertemuan dengan Xi Jinping akan menjadi pertemuan Biden sebagai presiden AS. Sebelumnya, mereka sering bepergian bersama, baik di China maupun Amerika Serikat, ketika keduanya menjabat sebagai wakil presiden negara masing-masing. Biden dan Xi Jinping sebelumnya telah berbicara melalui telepon lima kali sejak Biden duduk di Gedung Putih.(Red)

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments