Peristiwa

Pria Di Bekasi Kapok Gunakan HP Saat Cuaca Hujan, Akibat Terpapar Arus Tegangan Tinggi Dari Petir Yang Menyambar Rumahnya

73
×

Pria Di Bekasi Kapok Gunakan HP Saat Cuaca Hujan, Akibat Terpapar Arus Tegangan Tinggi Dari Petir Yang Menyambar Rumahnya

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com || BEKASI – Seorang pria di Bekasi yang sedang menggunakan Handphone sambil dicas saat hujan, terpapar tegangan tinggi di rumahnya yang disambar petir belum lama ini. Terjadi di Kampung Bugelsalam, Rt.001/001, Kelurahan Sertajaya, Kecamatan Cikarang timur. Walau tak merenggut nyawanya, namun insiden nahas tersebut membuat dirinya trauma mendalam, lalu seperti apa kondisinya kini?

Daeng Kandi Silung, Pria yang akrab dipanggil Kandi dan diketahui menjabat sebagai RT di kampungnya adalah pria korban dalam insiden nahas tersebut, ia menuturkan kepada Hallonusantara.com.

“Saat itu memang hujan, saya dikamar belakang ngecas Handphone (HP) sambil berbalas chat wa di grup ke-RWan. Tiba-tiba petir nyambar rumah, saya kepental 3 meter kebelakang, tangan panas, badan lemas gak bisa gerak, pandangan nanar,” ungkapnya, Kamis (16/03/2023).

“Saat itu saya kira saya lewat (meninggal) tapi Alhamdulillah enggak, trus saya panggil mantu sama istri saya. Pas datang mereka pada menjerit histeris. Tangan kiri saya kerasa kebas, ada pola putih bundar di telapaknya dan di punggunnya hitam kebakar mungkin karena megang HP,” ungkapnya

Belum hilang rasa sakit dan kaget Kandi, entah siapa yang mengabarkan, sesaat setelah insiden tersebut rumahnya penuh sesak oleh warga yang melayat Rt kesayangan warga tersebut.

“Saya enggak tau siapa yang ngasih kabar ke warga, enggak lama rumah saya penuh orang warga sama sodara saya, bahkan ada yang mengira saya meninggal, trus saya di obatin sama Pk Naban pake bongkol pisang batu. Alhamdulillah saat itu juga kerasa baikan tangan saya. Bahkan kini bisa beraktifitas lagi bantu-bantu warga saya” ungkapnya

Membenarkan insiden tersebut, Asef Darmawan atau biasa dipanggil Si Bangor selaku Ketua RW mengatakan kepada awak media.

“Benar itu Kang Kandi, memang salah satu Rt di wilayah saya, rame warga ngomong dia kesambar petir. Tapi Alhamdulillah, aslinya cuma kepuak (terpapar) dan kini sehat wal’afiat lagi,” ujar si Bangor.

Patut diketahui, dalam insiden sambaran petir tersebut beberapa jenis alat elektronik di rumah yang menjadi tetangga Kandi ikut mendapatkan imbasnya.

“Semuanya sekitar enam rumah, lampu-lampu rumah, Tv, HP, komputer sama alat elektronik lainnya yang masih nempel saklarnya pada rusak pecah,” ungkap salah satu warga. (Ridwan)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses