Ragam

Dalam Keterbatasan Ekonomi Yanah Warga Bekasi Bertahan Di Rumah Yang Sebagian Terlihat Ambruk

101
×

Dalam Keterbatasan Ekonomi Yanah Warga Bekasi Bertahan Di Rumah Yang Sebagian Terlihat Ambruk

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com || BEKASI- Yanah seorang ibu rumah tangga warga Kampung Gandu Bulak, Desa Sukadarma Rt 001/005, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi, harus bertahan dirumahnya yang tak layak huni bahkan sebagian terlihat sudah ambruk, Minggu (12/02/2023).

Tampak bagian depan sisi sebelah kiri rumahnya sudah ambruk dan diganti hanya dengan terpal dan baliho bekas, adapun beberapa bagian lainnya sudah terlihat retak dan mengkhawatirkan rawan ambruk.

Mirisnya, seperti yang diketahui rumah tersebut ambruk dari tahun 2018 sampai saat ini belum tersentuh uluran tangan para donatur atau pun Instansi Pemerintah terkait.

Saat dikonfirmasi awak media dikediamannya Yanah mengatakan, “Rumah saya bagian depan dan sampingnya ambruk dari tahun 2018, tapi sampai saat ini saya belum menerima bantuan rutilahu atau apapun, saya hanya seorang kuli pak. Kerjaan saya cuma kuli nyuci pakaian dan suami saya hanya buruh cuci steam jadi dengan keterbatasan ekonomi, ya kita pasrah ajah dengan keadaan rumah kita yang hampir roboh ini sebenernya saya takut sekarang musim hujan dan angin kencang” ucap Yanah kepada awak media.

Hal tersebut menjadi perhatian Sekjen DPD LSM Prabhu Indonesia Jaya Kabupaten Bekasi M. Suwandi atau akrab disapa Aweng, “Miris di Kabupeten Bekasi yang mempunyai nilai APBD yang sangat pantastis masih saja ada masyarakat yang rumahnya rawan roboh seperti ini, saat ini sudah memasuki musim penghujan jadi saya berharap kepada dinas terkait untuk bertindak cepat menangani rumah ibu Yanah, mengingat kondisi rumahnya sudah sangat memperhatinkan dan jikalau turun hujan disertai angin saya khawatir dapat mengancam keselamatan keluarganya” tutup sekjen DPD LSM Prabu Indonesia Jaya. (Drie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses