DaerahPemerintahan

Dinkes Gelar Rapat Koordinasi Publikasi Data Stunting Kabupaten Sumedang Tahun 2024

102
×

Dinkes Gelar Rapat Koordinasi Publikasi Data Stunting Kabupaten Sumedang Tahun 2024

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com || SUMEDANG – Dinas kesehatan kabupaten Sumedang menggelar Rapat Koordinasi Publikasi Data Stunting Tahun 2024, yang dilaksanakan di Aula Dinkes pada Rabu 9/9/2024. Kegiatan dihadiri oleh Tim percepat penurunan stunting dari Bappppeda, DPMD, DPPKBP3A, serta dari organisasi profesi, diantaranya ; PKK, Persistri, Kodim, dan Polres.

Pimpinan Rakor, dr. Aceng Solahudin Ahmad selaku kepala dinas kesehatan kabupaten Sumedang menyampaikan, bahwa tren angkat stunting di Sumedang sejak tahun 2020 terus mengalami penurunan.

” Presentasi pada balita 0 – 59 bulan, dari tahun 2020 hingga September 2024 mengalami penurunan yang signifikan. Dari 12,05 % menjadi 7,32 %, selain itu presentasi stunting pada balita dibawah 2 tahun, juga turun dari 8,20 % menjadi 5 %, ” papar dr. Aceng.

Dijelaskan dr. Aceng, determinan kasus stunting di kabupaten Sumedang tahun 2024 meliputi merokok di dalam rumah, ketidakadaan JKN, penyakit penyerta, riwayat kehamilan ibu, kurangnya imunisasi, cacingan, serta akses terhadap jamban dan air bersih.

Terkait hal tersebut lanjutnya, dinas kesehatan kabupaten Sumedang terus berupaya untuk menurunkan angka stunting dan mencegah kelahiran anak stunting baru, untuk mencapai cita-cita Indonesia Emas pada tahun 2045.

” Langkah-langkah yang diambil antara lain pengukuran dan intervensi pemberian makanan bergizi tambahan, ” ungkap dr. Aceng.

” Kami juga melibatkan PKK sebagai organisasi terdekat dengan keluarga untuk mensosialisasikan ke tingkat kecamatan, desa sampai tingkat rumah, terkait faktor-faktor stunting tersebut, ” paparnya.

Aceng berharap, dengan kolaborasi semua pihak upaya penurunan stunting dapat terus ditingkatkan demi masa depan yang lebih sehat bagi generasi mendatang.

“Data ini sangatlah penting. Semoga dengan kerjasama yang baik dengan semua pihak New Zero Stunting dapat terwujud demi mencapai Indonesia Emas pada tahun 2045,” pungkasnya.

(Agus HD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses