Hallonusanatara.com – GARUT – Puskesmas Karangpawitan melaksanakan fogging di Kampung Bongkor, RT. 03 RW. 08, Desa Situgede, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, sebagai respons cepat terhadap laporan ada belasan warga yang diduga terjangkit penyakit chikungunya dengan gejala yang dikeluhkan oleh warga di sekitar Kp. Bongkor. 11 Desember 2024.
Kegiatan Fogging ini dipimpin langsung oleh H Ajat Sudrajat Haryadi, S. Kep.,Ners. Kepala Puskesmas Karangpawitan, bersama tim dari Dinas Kesehatan Garut. Langkah ini diambil setelah survei yang menunjukkan adanya jentik nyamuk Aedes aegypti serta aedes albopictus di wilayah tersebut, yang merupakan vektor penyebaran penyakit chikungunya.
Proses fogging dimulai setelah pemerintah desa menerima laporan adanya belasan warga yang mengalami gejala demam, lemas dan sakit pada persendian. Melihat situasi ini, pemerintah desa situ gede berkoordinasi dengan Kepala Puskesmas Karangpawitan, yang kemudian direspons cepat dengan terjun langsung keesokan harinya ke lokasi.
Setelah melakukan survei lapangan, tim menemukan banyak jentik nyamuk yang berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat. H Ajat Sudrajat pun mengingatkan warga akan pentingnya menjaga lingkungan sekitar agar tetap bersih dan mengurangi genangan air, yang menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
Sementara itu, Dedi Suryadi, S. Pd. Kepala Desa Situgede, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada tim Puskesmas Karangpawitan atas respon cepat mereka terhadap laporan dari warga. Ia berjanji untuk mensosialisasikan arahan dari puskesmas kepada seluruh warga melalui seluruh RT/RW dan kader posyandu di Desa Situgede.
“Kegiatan fogging ini diharapkan dapat mengurangi risiko penyebaran penyakit serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan demi kesehatan bersama,” ujarnya.
(Dedi Bolang)













