Gerbang Desa

Kades Langensari Mundur Usai Desakan Warga, Camat Tegaskan Pelayanan Publik Tak Boleh Lumpuh

107
×

Kades Langensari Mundur Usai Desakan Warga, Camat Tegaskan Pelayanan Publik Tak Boleh Lumpuh

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com || Cianjur — Pemerintahan Desa Langensari, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur dipastikan tetap berjalan meski Kepala Desa Langensari mengundurkan diri menyusul aksi unjuk rasa warga yang menuntut pertanggungjawaban atas dugaan kasus amoral, Selasa (30/12/2025).

Camat Karangtengah, Dony Herdyana, menegaskan bahwa pengunduran diri kepala desa tidak boleh dijadikan alasan terhentinya roda pemerintahan maupun pelayanan publik. Seluruh perangkat desa diminta tetap bekerja maksimal dan profesional dalam melayani masyarakat.

“Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu. Aparatur desa harus tetap menjalankan fungsi pemerintahan secara penuh meskipun kepala desa telah mengundurkan diri,” tegas Dony kepada wartawan, Selasa (30/12).

Ia menyebutkan, aksi massa yang terjadi merupakan bentuk tekanan dan aspirasi publik yang menuntut kejelasan serta tanggung jawab dari kepala desa. Dalam situasi yang dinilai berpotensi memicu instabilitas, kepala desa akhirnya menandatangani surat pengunduran diri.

“Tekanan dari masyarakat jelas dan tegas meminta kepala desa mundur. Demi meredam situasi dan menjaga ketertiban umum, yang bersangkutan akhirnya menandatangani surat pengunduran diri,” jelasnya.

Dony memastikan, pengunduran diri tersebut tidak serta-merta menghentikan proses pemerintahan desa. Pihak kecamatan, kata dia, akan menjalankan seluruh tahapan sesuai mekanisme hukum dan regulasi yang berlaku.

“Surat pengunduran diri akan kami laporkan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) serta kami koordinasikan dengan bagian hukum. Semua langkah akan ditempuh sesuai aturan,” katanya.

Sambil menunggu keputusan dan kebijakan lanjutan dari instansi berwenang, camat menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan kondusivitas wilayah, terutama pasca aksi massa.

“Kami minta seluruh aparatur desa dan elemen masyarakat menjaga ketertiban. Pelayanan publik harus tetap berjalan dan situasi desa tidak boleh semakin memanas,” pungkasnya.

(Bet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses