Daerah

Hingga April 2026, Pajak Reklame Catat Realisasi Tertinggi di Antara Sektor Pajak Daerah Cianjur

55
×

Hingga April 2026, Pajak Reklame Catat Realisasi Tertinggi di Antara Sektor Pajak Daerah Cianjur

Sebarkan artikel ini

Hallo Nusantara || Cianjur – Pajak Reklame menjadi sektor dengan capaian realisasi tertinggi dalam penerimaan pajak daerah Kabupaten Cianjur hingga April 2026. Dari target sebesar Rp3,4 miliar, realisasi penerimaan Pajak Reklame telah mencapai sekitar Rp1,8 miliar atau 52,68 persen.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pendataan dan Penetapan Pajak Daerah pada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Cianjur, Lucky Hermansyah, Kamis (18/6/2026).

Menurut Lucky, tingginya realisasi Pajak Reklame pada awal tahun dipengaruhi oleh mekanisme pembayaran reklame tetap atau permanen yang umumnya dilakukan sekaligus untuk satu tahun masa pajak.

“Pajak reklame cenderung tinggi pada awal tahun karena sebagian besar wajib pajak, seperti pemilik toko atau usaha yang memasang reklame tetap, melakukan pembayaran pada Januari hingga Februari untuk masa pajak sampai Desember,” ujar Lucky.

Ia menjelaskan, selain reklame permanen, penerimaan juga berasal dari reklame insidental atau non-permanen seperti baliho, spanduk, umbul-umbul, dan media promosi lainnya yang dipasang dalam jangka waktu tertentu. Pembayaran pajak untuk jenis reklame tersebut dilakukan sesuai masa pemasangan dan berlangsung sepanjang tahun.

Berdasarkan data Bapenda Kabupaten Cianjur, hingga April 2026 total realisasi penerimaan pajak daerah mencapai sekitar Rp118 miliar atau 27,48 persen dari target keseluruhan sebesar Rp429,5 miliar.

Lucky menambahkan, sejumlah kegiatan dan penyelenggaraan acara juga memberikan kontribusi terhadap penerimaan Pajak Reklame, khususnya melalui pemasangan media promosi yang bersifat sementara. Namun, pemungutan pajak hanya dapat dilakukan apabila penyelenggara telah memenuhi ketentuan perizinan yang berlaku, termasuk memiliki Izin Penyelenggaraan Reklame (IPR).

Meski capaian keseluruhan pajak daerah masih berada di bawah 30 persen, Bapenda Kabupaten Cianjur optimistis realisasi pendapatan akan terus meningkat seiring berjalannya tahun anggaran dan aktivitas ekonomi masyarakat yang semakin berkembang.

(Bet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses