BencanaDaerahPeristiwa

Update Banjir Lumpur di Cipanas Belum Berakhir, Warga Batulawang Desak Pemerintah Segera Bertindak

13
×

Update Banjir Lumpur di Cipanas Belum Berakhir, Warga Batulawang Desak Pemerintah Segera Bertindak

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com || CIANJUR – Ancaman banjir lumpur masih menghantui warga Kampung Cisereh RT 01/RW 06, Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur. Setelah hujan deras mengguyur wilayah pegunungan pada Kamis, aliran air bercampur lumpur kembali turun dari kawasan Gunung Baut menuju permukiman warga pada Jumat (1/5/2026).

Seorang warga, Dwi, mengatakan hujan kembali turun sekitar pukul 13.00 WIB dan memicu aliran air dari kawasan perkebunan di lereng gunung. Air mengalir deras menuju perkampungan dengan membawa material lumpur yang membuat warga diliputi kekhawatiran akan terjadinya banjir yang lebih besar.

“Air datang dari atas gunung sangat deras dan membawa lumpur. Kami sangat khawatir karena di kampung ini banyak anak-anak kecil,” ujar Dwi kepada media.

Kondisi geografis Kampung Cisereh yang berada tepat di bawah lereng gunung membuat wilayah tersebut sangat rentan terhadap limpasan air saat curah hujan tinggi terjadi di daerah hulu.

Warga mendesak pemerintah desa dan Pemerintah Kabupaten Cianjur segera mengambil langkah konkret untuk mengantisipasi potensi bencana yang lebih besar. Mereka berharap ada penanganan cepat, mulai dari normalisasi aliran air hingga pengawasan terhadap aktivitas di kawasan hulu.

Selain faktor hujan deras, warga juga menyoroti dugaan dampak pembukaan lahan pertanian sayuran di kawasan Gunung Baut. Perluasan lahan di lereng gunung dinilai telah mengurangi daya serap tanah terhadap air hujan sehingga aliran air langsung mengarah ke permukiman.

“Sekarang lahan di atas banyak dibuka untuk pertanian sayuran. Saat hujan deras, air tidak tertahan lagi dan langsung turun ke kampung,” kata seorang warga lainnya.

Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan evaluasi lingkungan serta penertiban aktivitas pembukaan lahan di kawasan pegunungan. Jika tidak ditangani serius, mereka khawatir banjir lumpur akan terus berulang dan mengancam keselamatan masyarakat di wilayah Batulawang, Cipanas.

(Bet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses