DaerahPeristiwa

Banjir Jalan Makam Pahlawan Cipanas Terus Berulang, Drainase Buruk dan Gorong-Gorong Tersumbat Disorot Warga

66
×

Banjir Jalan Makam Pahlawan Cipanas Terus Berulang, Drainase Buruk dan Gorong-Gorong Tersumbat Disorot Warga

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com | Cianjur — Banjir Jalan Makam Pahlawan Cipanas, bajir samping Pasar Cipanas Cianjur, gorong-gorong sempit dan tersumbat kembali dikeluhkan warga. Genangan air yang terjadi di jalur samping Pasar Cipanas hingga Kantor Pos, tepatnya akses menuju Kampung Lambau, terus berulang setiap musim hujan dan dalam beberapa hari terakhir kondisinya semakin parah, Rabu (25/3/2026).

Keluhan warga Cipanas, banjir jalan menuju Kampung Lambau, drainase buruk Cipanas mencuat akibat kondisi saluran air yang tidak memadai. Warga menyebut gorong-gorong yang sempit, dipenuhi sampah, serta adanya kabel di dalam saluran menjadi penyebab utama aliran air tersendat hingga meluap ke badan jalan yang merupakan jalur kabupaten dengan mobilitas tinggi.

Dede (45), tukang ojek yang mangkal di Prapatan Pasar Cipanas, mengungkapkan bahwa banjir Cipanas setiap hujan, genangan air Pasar Cipanas, drainase tidak berfungsi sudah berlangsung lama tanpa adanya penanganan dari pihak terkait.

“Ini sudah lama dibiarkan. Setiap hujan pasti meluap. Dari Lebaran pertama sampai sekarang belum ada perbaikan. Air tidak lancar karena gorong-gorong kecil, tersumbat sampah, dan ada kabel juga di dalamnya,” ujar Dede.

Masalah banjir Cipanas Cianjur, infrastruktur drainase rusak, dampaknya warga Cipanas kini dirasakan oleh masyarakat. Genangan air tidak hanya menghambat arus lalu lintas, tetapi juga mengganggu aktivitas ekonomi warga di sekitar kawasan Pasar Cipanas.

Gunawan, seorang tukang servis jam di sekitar lokasi, menyampaikan bahwa dampak banjir terhadap usaha kecil Cipanas, gangguan aktivitas pedagang, kerugian akibat genangan air dirasakan langsung oleh pelaku usaha kecil.

“Kalau sudah banjir, pelanggan jadi sepi. Orang malas berhenti karena jalan tergenang. Kadang air masuk ke kios. Kami yang usaha kecil jelas sangat terdampak,” ujar Gunawan.

Nunuh (50), warga Cipanas yang juga bekerja sebagai pengemudi ojek, menambahkan bahwa banjir rutin jalan samping Pasar Cipanas, saluran air tersumbat, kebutuhan normalisasi drainase sudah menjadi persoalan serius yang harus segera ditangani.

“Kalau hujan deras, pasti banjir. Air cepat naik karena saluran tidak cukup menampung. Kami berharap segera ada perbaikan dari pemerintah sebelum kondisi makin parah,” kata Nunuh.

Penanganan banjir Cipanas, normalisasi drainase Cipanas, perbaikan gorong-gorong Cianjur kini sangat dinantikan warga. Mereka mendesak pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret seperti pembersihan saluran, pelebaran gorong-gorong, serta penertiban kabel yang menghambat aliran air.

Jika tidak segera ditangani, banjir musiman Cipanas, kerusakan infrastruktur jalan, risiko keselamatan pengguna jalan diperkirakan akan terus berulang dan berpotensi menimbulkan kerugian sosial maupun ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

(Bet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses