Hallonusantara.com || Cianjur – Banjir disertai lumpur menerjang permukiman warga di Kampung Ciaereuh, Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Peristiwa ini terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut dan menyebabkan aliran sungai meluap hingga masuk ke rumah-rumah warga.
BANJIR LUMPUR CIPANAS TERJANG RUMAH WARGA
Berdasarkan laporan di lapangan, air bercampur lumpur tiba-tiba meluap dari aliran sungai di wilayah tersebut dan menggenangi sejumlah rumah warga di Kampung Ciaereuh. Luapan air yang datang dengan cepat membuat warga panik dan berusaha menyelamatkan barang-barang di dalam rumah mereka.
Peristiwa banjir lumpur di Batulawang ini terjadi saat intensitas hujan meningkat sejak sore hari dan memicu meluapnya aliran sungai yang melintasi kawasan permukiman.
BPBD CIANJUR TERIMA LAPORAN BANJIR LUMPUR BATULAWANG
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Asep Sudrajat, mengatakan pihaknya telah menerima laporan terkait banjir yang disertai lumpur tersebut dan langsung melakukan koordinasi dengan petugas di lapangan.
“Kami sudah menerima laporan banjir yang disertai lumpur masuk ke area permukiman warga. Saat ini kami masih melakukan koordinasi dengan Relawan Tangguh Bencana (Retana) Batulawang,” ujar Asep Sudrajat saat dikonfirmasi.
Menurutnya, sebagian petugas BPBD masih menangani kejadian bencana di lokasi lain sehingga penanganan di Batulawang dilakukan melalui koordinasi dengan relawan setempat.
BANJIR LUMPUR MULAI SURUT, WARGA BERSIHKAN RUMAH
Menjelang malam hari, kondisi banjir yang menerjang rumah warga dilaporkan mulai berangsur surut. Meski demikian, lumpur yang terbawa air masih memenuhi bagian dalam rumah warga sehingga proses pembersihan harus segera dilakukan.
“Banjir yang masuk ke beberapa rumah warga sudah mulai surut. Saat ini warga mulai membersihkan lumpur yang masuk ke dalam rumah,” kata Asep.
Namun demikian, warga masih diliputi kekhawatiran apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi yang berpotensi memicu banjir susulan di wilayah tersebut.
PETUGAS DAMKAR, POLISI, TNI DAN RELAWAN BANTU EVAKUASI DAN PEMBERSIHAN
Upaya penanganan dampak banjir lumpur ini juga melibatkan sejumlah unsur gabungan. Warga yang terdampak dibantu oleh petugas pemadam kebakaran, aparat kepolisian, TNI, serta relawan kebencanaan yang berada di wilayah Cipanas.
Petugas bersama warga saat ini fokus pada proses pembersihan lumpur yang masuk ke rumah-rumah warga serta memastikan kondisi lingkungan kembali aman.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa maupun jumlah pasti rumah yang terdampak akibat banjir lumpur di Desa Batulawang tersebut. Pemerintah daerah melalui BPBD Cianjur masih melakukan pendataan di lapangan.
(Bet)













