Daerah

Harga Sembako Cianjur Melonjak Saat Ramadan 2026, Cabai Tembus Rp100 Ribu di Pasar Induk Jebrod

32
×

Harga Sembako Cianjur Melonjak Saat Ramadan 2026, Cabai Tembus Rp100 Ribu di Pasar Induk Jebrod

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com || CIANJUR – Harga sembako Cianjur mengalami lonjakan signifikan pada awal Ramadan 2026. Di dua pasar utama, yakni Pasar Induk Jebrod dan Pasar Muka Cianjur, sejumlah komoditas kebutuhan pokok naik tajam dan membebani masyarakat, Senin (23/2/2026).

Kenaikan harga sembako Cianjur paling mencolok terjadi pada cabai rawit. Di Pasar Induk Jebrod, harga cabai rawit menembus di atas Rp100.000 per kilogram. Sementara di Pasar Muka Cianjur, harga cabai rawit memang turun tipis menjadi Rp90.000 per kilogram dari sebelumnya Rp100.000, namun tetap berada di level tinggi dan memberatkan konsumen.

Selain cabai, harga daging sapi juga mengalami kenaikan sebesar Rp15.000 per kilogram, dari Rp130.000 menjadi Rp145.000 per kilogram. Lonjakan harga ini terjadi bersamaan dengan meningkatnya permintaan menjelang Ramadan 2026.

Tak hanya itu, harga daging ayam dan telur ayam kompak naik dari Rp35.000 menjadi Rp45.000 per kilogram. Kenaikan harga telur ayam disebut dipicu oleh melonjaknya harga pakan, yang berdampak langsung pada biaya produksi peternak dan akhirnya dibebankan kepada konsumen.

Komoditas lain seperti bawang putih dan bawang merah turut mengalami kenaikan, dari Rp38.000 menjadi Rp40.000 per kilogram. Sementara itu, harga sayur mayur lainnya juga mengikuti tren kenaikan setelah komoditas lauk-pauk lebih dulu merangkak naik.

Kepala Pasar Induk Jebrod, H. Asep Ridwan, menjelaskan bahwa faktor cuaca ekstrem menjadi penyebab utama kenaikan harga sembako Cianjur. Gagal panen di sejumlah daerah pemasok sekitar Cianjur mengganggu pasokan dan mendorong harga merangkak naik.

“Kondisi alam yang tidak menentu dan kenaikan biaya input produksi menjadi faktor utama kenaikan harga menjelang bulan suci Ramadan,” ujarnya kepada wartawan.

Hal serupa dikonfirmasi Kepala UPTD Pasar Muka Cianjur, Asep Hermawan. Ia menyebut harga cabai rawit memang sedikit turun, namun komoditas lain seperti bawang justru mengalami kenaikan.

“Harga cabai rawit saat ini Rp90.000 per kilogram, turun dari Rp100.000. Namun bawang putih dan bawang merah naik menjadi Rp40.000 dari Rp38.000,” katanya.

Meski harga kebutuhan pokok melonjak, aktivitas pasar justru meningkat sejak hari pertama Ramadan 2026. Tradisi belanja kebutuhan puasa membuat kunjungan masyarakat ke Pasar Induk Jebrod dan Pasar Muka Cianjur terus bertambah, meski daya beli mulai tertekan akibat lonjakan harga sembako Cianjur.

(Bet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses