Hallonusantara.com | CIANJUR – Polsek Pacet bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cipanas menggelar aksi gotong royong melalui gerakan Jumat Bersih (Jumsih) dengan menyasar pembersihan lingkungan permukiman dan normalisasi saluran drainase, Jumat (6/2/2026).
Kegiatan kolaboratif tersebut dilaksanakan di Desa Cimacan dan Desa Palasari, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, sebagai langkah preventif menghadapi potensi banjir di tengah meningkatnya intensitas curah hujan.
Aksi Jumsih dipimpin Kapolsek Cipanas AKP Amir Said, S.E., bersama jajaran Koramil 0804/Cipanas, aparatur kecamatan, unsur Desa Tangguh Bencana (Destana), Relawan Tangguh Bencana (Retana), pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Linmas, serta puluhan warga setempat.
Petugas bersama masyarakat bahu-membahu membersihkan sampah, memotong rumput liar, hingga mengangkat sedimentasi yang menyumbat aliran air. Saluran drainase yang tersumbat selama ini menjadi salah satu pemicu genangan air dan banjir, khususnya di kawasan permukiman padat penduduk.
Kapolsek Cipanas AKP Amir Said menegaskan, kegiatan Jumsih merupakan bentuk sinergitas lintas sektor dalam membangun kesadaran kolektif menjaga kebersihan lingkungan.
“Gerakan Jumsih bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi bentuk kepedulian bersama untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan aman dari potensi bencana. Kebersihan merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program Pemerintah Kabupaten Cianjur serta kebijakan pemerintah pusat dalam memperkuat gerakan peduli lingkungan dan mitigasi bencana berbasis partisipasi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantib) Kecamatan Cipanas, Panca Komara, menilai keterlibatan aktif masyarakat menjadi faktor utama keberhasilan kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor mampu memperkuat ketahanan lingkungan jika dilakukan secara berkelanjutan.
“Sinergi antara Forkopimcam, pemerintah desa, relawan kebencanaan, dan masyarakat menunjukkan kepedulian nyata. Jika dilaksanakan secara konsisten, risiko bencana lingkungan dapat diminimalisir,” katanya.
Selain melakukan pembersihan drainase, petugas juga memberikan edukasi kepada warga agar tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran air dan aliran sungai kecil di kawasan permukiman.
Forkopimcam Cipanas berharap gerakan Jumat Bersih dapat menjadi budaya masyarakat yang terus dijaga. Lingkungan yang bersih serta sistem drainase yang terawat diyakini mampu meningkatkan kualitas kesehatan warga sekaligus memperkuat ketahanan wilayah terhadap ancaman bencana hidrometeorologi.
(Bet)













