KriminalPeristiwa

Baru Kenal Di Medsos, Di Iming-imingi Jadi Sales Makanan Ringan, Motor Seorang Pemuda Raib Dibawa Kabur

129
×

Baru Kenal Di Medsos, Di Iming-imingi Jadi Sales Makanan Ringan, Motor Seorang Pemuda Raib Dibawa Kabur

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com || GARUT – Diduga menjadi korban penipuan oleh seorang kenalan barunya dari jejaring Media sosial (Medsos), seorang pemuda asal Kecamatan Tarogong Kaler, yang bernama Hanif (20) harus rela kehilangan sepeda motornya.

Kepada awak media Hanif menuturkan, sebelumnya dirinya dan si terduga pelaku berkenalan di Fb. Selanjutnya si terduga pelaku menjanjikanya pekerjaan sebagai sales makanan.

“Dia, mengaku bernama Angga Wijaya dan menjanjikan bisa memasukkan korban untuk bekerja sebagai Sales Makanan Ringan,” ucap Hanif, saat melapor di Polsek Banyuresmi pada Minggu (26/03/2023).

Peristiwa tersebut terjadi pada hari Minggu pagi, sekitar Pukul 10.00 WIB. Saat korban dan terduga pelaku sepakat bertemu di suatu tempat yang telah dijanjikan.

“Pada minggu pagi dia ngajak ketemuan disekitaran jalan Leles, tepatnya di Kampung Pasir Bajing, tidak jauh dari TPA Pasir Bajing, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, kami ketemuan,” imbuh Hanif.

“Kemudian pelaku mengajak keliling. Menunjukkan warung mana saja yang nanti akan diisi makanan ringan. Setelah itu, dia menyuruh saya menungu di sebuah rumah. Dan dia meminjam motor saya. Dengan alasan mau mengambil kunci rumah yang dititipkan pada mertuanya,” ungkap Hanif lebih lanjut.

Namun, setelah ditunggu beberapa menit pelaku tidak kembali. Hanif sadar dirinya telah ditipu, “Akhirnya saya menelpon keluarga dan langsung melapor ke Polsek Banyuresmi.” Pungkas Hanif.

Selain melaporkan pada pihak kepolisian, Hanif juga berharap bantuan dari warga masyarakat. Di mana saja berada, jika menemukan motor jenis Honda Scoopy berwarna Crem coklat dengan Nopol Z 2470 DAZ. Agar diberhentikan atau melapor ke Kepolisian terdekat.

Sementara di tempat yang sama Petugas jaga Polsek Banyuresmi, Aipda Thomas. Membenarkan dirinya menerima laporan dari Hanif selaku korban.

“Kasus seperti ini sudah sering terjadi di wilayah Kabupaten Garut. Warga masyarakat diharapkan agar lebih berhati-hati dan waspada. Karena penipu lebih pintar dengan seribu macam cara menipu korban. Apalagi Ramadhan dan menjelang Lebaran,” ucap Thomas.

“Untuk sementara laporan korban diterima di Polsek Banyuresmi dan nanti untuk dibuatkan laporan tertulisnya, diharapkan korban membawa Buku Bukti Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB). Untuk pengembangan penyelidikan lebih lanjutnya,” tutup Thomas. (Yanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses