Hallonusantara.com || GARUT – Lembaga Barisan Santri Jawa Barat, Pemuda Sindang Wargi, Pesantren Ulul Albab Alqurani, Paguyuban Asgar Nusantara dan beberapa elemen warga masarakat. Yang ada di lingkungan RW 06, 07 dan 11 Desa Karang Pawitan, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut. Bergabung dan menolak keras adanya rentenir yang berkedok Bank Emok, masuk ke wilayah lingkungan mereka.
Sebagai bentuk langkah awal dan peringatan. Mereka pun memasang spanduk bertuliskan penolakan terhadap Bank Emok yang dibentangkan di jalan yang memasuki perkampungan. Tepatnya di Perempatan Kampung antara Sindang Wargi dan wilayah tiga RW tersebut, Sabtu (01/07/2023).
“Warga kami merasa tidak nyaman, resah dengan adanya dan banyaknya para rentenir yang berkedok Bang Emok sehingga menimbulkan putusnya silaturahmi antar tetangga .” Kata Ujang Suntana. Ketua Pemuda Sindang Wargi. Memberi keterangan kepada awak media Hallonusantara, tentang awalnya melakukan pemasangan spanduk ini.
“Banyak warga kami yang sudah terjerat. Mereka pun menyesal.
Apalagi dengan cara penagihan pihak mereka yang dinilai kurang wajar. Tidak beretika!” Sambung Ujang suntana

“Sempat ada kejadian. Kemarin. Petugasnya mengambil satu buah toples sosis dagangan. Katanya buat jaminan ke kantor. Kan tidak etis.
Mana nagihnya pun di luar jam kerja mereka. Berbeda lah dengan cara penagihan dan pelayanan di bank-bank resmi yang lainnya.” Tutupnya.
Perlu diketahui. Sekarang ini diduga banyak para rentenir yang mengatasnamakan atau bernaung di bawah nama Koperasi Simpan Pinjam sebagai legalitas. Padahal mereka diduga tidak memiliki izin atau pengawasan dari Otoritas Jasa Keuangan. Sehingga dalam pelaksanaannya. Kadang tidak sesuai aturan. Diduga, semaunya mereka. (Dedi Bolang / Yanto)













