Polemik

Ada Apa..! Dibalik Pengerusakan Baliho Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Deden Nasihin Dr Neneng Efa Fatimah

104
×

Ada Apa..! Dibalik Pengerusakan Baliho Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Deden Nasihin Dr Neneng Efa Fatimah

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com || CIANJUR – Pengerusakan baliho Bakal Calon Bupati dan wakil Bupati Cianjur Deden Nasihin dr Neneng Efa Fatimah di beberapa wilayah di kabupaten cianjur menuai kontroversi di dunia politik.

Betapa tidak APK yang menjadi alat media iklan di rusak orang orang yang tidak bertanggung jawab.

Hal itu disampaikan bakal calon wakil bupati Cianjur Dr Neneng Efa Fatimah saat di jumpai awak media di sela sela kegiatannya “Nanti ada tim khusus kami, secara prosedur akan menindaklanjuti perusakan dari Baliho, tegasnya Sabtu,(21/09/2024).

Selain itu dr Neneng Efa Fatimah mengatakan “Keinginan kami ini ingin di tindak lanjut, karena ini sepertinya tidak sehat, baru saja menjadi calon sudah bertindak tidak sportif,” ungkapnya.

Karena ini sampai pendukung pendukungnya pun tahu bahwa kita akan mengadakan kontestasi pilkada ini dengan damai, kalau bersikap seperti ini, ini menciderai Demokrasi kita, kalau kita sih prinsipnya kalau di rusak satu akan tumbuh 1000 masyarakat sudah pintar, masyarakat sudah tahu dan mereka empati kepada Deden Nasihin Efa ucap bakal calon wakil bupati dr Neneng Efa Fatimah.

Lebih lanjut Neneng Efa Fatimah mengatakan “Pada saat di laporkan pengrusakan pengrusakan sebagian masyarakat ada yang ngeprint sendiri pasang sendiri, nah itu membuat kami lebih tenang karena masyarakat sudah tahu,” s?singkatnya.

Di tempat yang sama anggota dewan fraksi partai PKS dapil 3, Imronah menambahkan, “Sebenarnya kalau mau jentel, kalau mau demokratis kita sama sama silahkan saja masing masing kalau mau masang, pasangan ABC silahkan, jangan sampai kalau tidak suka sama pasangan yang A, pasangan B ngerusak tidak seperti itu,” paparnya.

Menurut imronah pengrusakan APK ini jelas menciderai Demokrasi yang tidak seharusnya di lakukan oleh pihak manapun “Menciderai Demokrasi, jangan sampai akhirnya bisa jadi dengan perusakan APK seperti itu saling Su’udzon kita tidak tahu yang merusak itu apakah memang Paslon A atau C kita memang tidak tahu akhirnya saling su’udzon, orang yang merusak baliho tersebut jangan sampai menciderai Demokrasi masing-masing,” tutupnya.

(Anwar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses