Hallonusantara.com || SUMEDANG – Balai Latihan Kerja (BLK) Sumedang membuka kegiatan pelatihan tenaga kerja dan produktivitas pelaksanaan dan pelatihan berdasarkan unit kompetensi DBHCT Tahun 2025, dan diresmikan langsung oleh Sekda Sumedang Drs. Hj. Tuti Ruswati pada Rabu 5/2/2025, di Aula Balai Latihan Kerja ( BLK ) Sumedang.
Menurut Sekda Tuti, melalui program ini diharapkan dapat lebih meningkatkan keahlian para peserta pelatihan, dan berdampak pada penurunan pengangguran secara terbuka dan penurunan angka kemiskinan di Sumedang.
” Dengan up skill para peserta pelatihan, diharapkan bisa meningkatkan taraf hidup individu masyarakat, dan bisa menciptakan lapangan kerja bagi lingkungan sekitarnya, ” kata Tuti.
” Selain itu, ini tentunya akan berdampak terhadap penurunan pengangguran secara terbuka dan penurunan angka kemiskinan di Sumedang, ” tandasnya.
Sekda Tuti menuturkan, bahwa tenaga kerja merupakan bidang yang sangat strategis dan memiliki efek ganda yang sangat luas terhadap beberapa indikator makro, baik dari sisi indeks pembangunan manusia maupun indeks gini.
” Tenaga kerja ini memiliki multifler effect yang sangat luas, seperti terhadap indikator makro contohnya peningkatan daya beli, karena dengan meningkatnya pendapatan otomatis daya belipun meningkat. Kemudian dari indeks gini nya, tingkat kemiskinan ekstrim dapat kita tuntaskan dengan peningkatan tenaga kerja, ” jelas Tuti.
Sekda menambahkan, program Asta Cita Presiden RI untuk menciptakan lapangan pekerjaan, akan linier dengan visi misi kepala daerah sampai pada kepala desa dimana tingkat pengangguran terbuka menjadi prioritas.
” Ini akan menjadi prioritas kita untuk mewujudkan Indonesia emas pada tahun 2045, ” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BLK Sumedang Rita Fitriani menyatakan, bahwa pelatihan akan dilaksanakan selama 14 hari, dan diikuti oleh 120 peserta pelatihan.
” Kegiatan pelatihan ini terdiri dari 6 paket pelatihan keahlian, yang mana pelatihan berdasarkan unit kompetensi dengan sumber dana dari DBHCT tahap 1 tahun anggaran 2025, yang diikuti oleh 120 peserta dari 7 desa di Sumedang, ” pungkas Rita.
(Agus HD)













