Daerah

Dapur Pelayanan Cipanas Diresmikan, BGN dan Yayasan Rexchelin Ignite Group Berdayakan Masyarakat Lokal dan UMKM

212
×

Dapur Pelayanan Cipanas Diresmikan, BGN dan Yayasan Rexchelin Ignite Group Berdayakan Masyarakat Lokal dan UMKM

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com ||CIANJUR – Badan Gizi Nasional (BGN) berkolaborasi dengan Yayasan Rexchelin Ignite Group melalui Dapur Mandiri Cipanas menggelar tasyakuran peresmian Dapur Pelayanan mereka pada hari Selasa, 11 Juni 2024. Acara yang diadakan di Desa Palasari, Kecamatan Cipanas, ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting dari Forkopincam Kecamatan Cipanas, serta partisipasi aktif dari warga Desa Palasari.

Rony Maryenty Bur, S.Keb, Ketua Yayasan sekaligus Owner Yayasan Rexchelin Ignite Group Dapur Mandiri Cipanas, hadir bersama tim lengkapnya, termasuk Rina Putri Bur, S.K.M (Asisten Lapangan), Isma Samariah Gazali Arief Ma’roef, S.Tr., Gz (Kepala SPPG), Siti Maesaroh, S.Ak (Akuntan), dan Aulia Putri Astuti, S.Gz (Ahli Gizi). Kehadiran tim ini menunjukkan kesiapan Dapur Mandiri Cipanas dalam memberikan pelayanan terbaik.

Dalam wawancaranya, Rony Maryenty Bur menyampaikan bahwa acara tasyakuran ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan memperkenalkan Dapur Pelayanan kepada berbagai pihak terkait, mulai dari perangkat desa, Koramil, Kapolsek, hingga masyarakat sekitar. Meskipun belum secara resmi dibuka (soft opening), Dapur Pelayanan ini telah siap mendistribusikan makanan bergizi ke delapan sekolah di sekitar Desa Palasari, dengan jarak sekitar 3 km dari dapur. Prioritas utama diberikan kepada siswa SD dan SMP, mengingat banyaknya jumlah sekolah di wilayah tersebut.

“Persiapan kami sudah sangat matang, mulai dari penyediaan peralatan, perekrutan karyawan, hingga pemilihan supplier bahan pangan. Kami berkomitmen untuk memberdayakan masyarakat sekitar, dengan 95% karyawan kami berasal dari desa ini. Selain itu, kami juga menjalin kerjasama dengan Bumdes dan UMKM setempat sebagai supplier bahan makanan,” jelas Rony Maryenty Bur.

Rony Maryenty Bur juga menyampaikan harapannya, “Dengan berdirinya dapur ini, kami berharap dapat membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar dan membantu menyalurkan hasil panen sayur-mayur yang melimpah di daerah ini.”

Dapur Mandiri Cipanas telah memenuhi berbagai standar yang diperlukan, termasuk penyediaan mobil pengantaran yang memenuhi syarat, perlengkapan karyawan yang lengkap, serta penandatanganan MOU dengan sekolah-sekolah yang akan menjadi penerima manfaat. Tim yang terdiri dari ahli gizi dan akuntan juga telah siap untuk memastikan kualitas dan pengelolaan yang baik. Belajar dari maraknya kasus keracunan makanan yang sering diberitakan, Dapur Mandiri Cipanas menerapkan sistem dua kali pemasakan dalam sehari untuk menjaga kesegaran makanan yang akan didistribusikan.

“Untuk pengantaran pagi, kami memasak padaSubuh hari. Sedangkan untuk pengantaran siang, kami memasak pada pagi hari. Tujuannya adalah agar makanan yang kami antarkan tetap segar dan bergizi,” jelas Rony Maryenty Bur.

Dengan latar belakang di bidang kesehatan, Rony Maryenty Bur sangat memperhatikan setiap detail dalam proses pengolahan dan pengantaran makanan. Hal ini dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dan memastikan keamanan serta kualitas makanan yang dikonsumsi oleh anak-anak sekolah. Ia berharap Dapur Mandiri Cipanas dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Untuk saat ini, kami baru membuka satu dapur. Kami berharap ini dapat berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Dengan latar belakang kesehatan yang saya miliki, saya sangat ingin berkontribusi dalam menurunkan angka stunting di masyarakat. Bismillah, semoga akan ada Dapur Mandiri Yayasan Rexchelin Ignite Group yang kedua, ketiga, keempat, dan seterusnya,” pungkasnya dengan penuh semangat.

(Bet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses