Hallonusantara.com || Jakarta – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat setelah Israel mengklaim Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, tewas dalam serangan udara yang terjadi pada Sabtu, 28 Februari 2026.
Klaim tersebut disampaikan oleh dua sumber Israel yang disebut memiliki informasi langsung terkait operasi militer tersebut. Salah satu sumber menyebut Israel telah memperoleh foto jenazah Ayatollah Ali Khamenei, sementara sumber lainnya mengungkapkan bahwa pengumuman resmi tengah disiapkan pemerintah Israel.
Sebelumnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga menyatakan terdapat sejumlah indikasi kuat bahwa Ayatollah Ali Khamenei “tidak lagi bersama kita,” meski belum disertai bukti resmi yang dipublikasikan ke masyarakat internasional.
Namun, Pemerintah Iran segera membantah kabar tersebut. Dikutip dari SinPo.id, Minggu (1/3), Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, menegaskan kepada ABC News bahwa Ayatollah Ali Khamenei bersama Presiden Iran Masoud Pezeshkian berada dalam kondisi aman dan sehat.
Kepala Hubungan Masyarakat Kantor Pemimpin Tertinggi Iran, Seyyed Mehrdad Seyyed Mahdi, turut menegaskan bahwa informasi yang beredar merupakan bagian dari perang psikologis yang dilakukan pihak lawan untuk memengaruhi situasi politik dan opini publik global.
Hingga saat ini, belum terdapat verifikasi independen terkait klaim Israel tersebut. Dunia internasional masih menantikan kepastian resmi dari otoritas Iran di tengah meningkatnya eskalasi konflik dan perhatian global terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah.
(Bet)













