Hallonusantara.com || Cianjur – Masyarakat Kampung Ciguntur, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dijalankan PT Daya Mas Geopatra Pangrango (DMGP). Bantuan yang difokuskan pada pembangunan infrastruktur lingkungan dinilai menjawab kebutuhan riil masyarakat sekaligus memperkuat hubungan kemitraan antara perusahaan dan warga di sekitar kawasan pengembangan Proyek Strategis Nasional (PSN) panas bumi Gunung Gede Pangrango.
Ketua RW 15 Kampung Ciguntur, H. Jaimin, Jumat (10/7/2026), mengatakan seluruh pelaksanaan program CSR dilakukan berdasarkan hasil musyawarah bersama antara masyarakat, tokoh lingkungan, dan pemerintah setempat. Pendekatan tersebut memastikan bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan prioritas warga.
Menurutnya, alokasi bantuan dimanfaatkan untuk pembangunan pos ronda, peningkatan kualitas jalan lingkungan, pemerataan tanah wakaf, pembangunan sodetan saluran drainase, serta berbagai kebutuhan infrastruktur lainnya yang selama ini menjadi aspirasi masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT DMGP atas kepeduliannya terhadap masyarakat. Bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga karena seluruh peruntukannya diputuskan melalui musyawarah bersama,” ujar H. Jaimin.
Ia menjelaskan, total bantuan infrastruktur yang disalurkan perusahaan mencapai Rp175 juta untuk dua wilayah, yakni RW 11 dan RW 15. Dari jumlah tersebut, RW 15 menerima alokasi sebesar Rp105 juta yang seluruhnya digunakan untuk pembangunan fasilitas dan infrastruktur lingkungan.
H. Jaimin menambahkan, masyarakat juga menyatakan dukungan terhadap pengembangan proyek panas bumi yang menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional. Menurutnya, pengembangan energi baru terbarukan memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan energi Indonesia sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.
“Kami mendukung selama kegiatan ini memberikan manfaat bagi masyarakat, daerah, dan negara. Energi panas bumi merupakan salah satu sumber energi masa depan yang perlu dikembangkan secara bertanggung jawab,” katanya.
Hal senada disampaikan tokoh masyarakat Kampung Ciguntur, Abdul Walid (60). Ia menilai PT DMGP telah menunjukkan komitmen sosial kepada masyarakat meskipun proyek pembangkit listrik panas bumi masih berada pada tahap pengembangan.
“Perusahaan belum beroperasi penuh, tetapi sudah menunjukkan kepedulian melalui berbagai program CSR. Ini menjadi langkah positif yang patut diapresiasi,” ujarnya.
Selain pembangunan infrastruktur, lanjut Abdul Walid, perusahaan juga telah menyalurkan berbagai bantuan sosial lainnya, seperti bantuan hewan kurban, kegiatan sosial kemasyarakatan, dan dukungan terhadap kebutuhan warga di lingkungan sekitar.
“Kami berharap komunikasi yang baik terus dipertahankan sehingga aspirasi masyarakat dapat terus diakomodasi secara bertahap sesuai kemampuan perusahaan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Teknik PT Daya Mas Geopatra Pangrango, Yunis, menegaskan bahwa program CSR merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat di sekitar wilayah pengembangan proyek panas bumi.
Menurutnya, setiap program bantuan disusun melalui proses komunikasi, koordinasi, dan musyawarah bersama pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga agar manfaatnya tepat sasaran dan memberikan dampak nyata.
“Program CSR merupakan wujud tanggung jawab sosial perusahaan. Kami berkomitmen agar setiap bantuan disalurkan berdasarkan kebutuhan masyarakat yang telah disepakati bersama melalui musyawarah,” ujar Yunis.
Ia menambahkan, PT DMGP akan terus menjalankan pengembangan proyek panas bumi dengan mengedepankan kepatuhan terhadap seluruh ketentuan peraturan perundang-undangan, penerapan standar keselamatan kerja, serta perlindungan terhadap lingkungan hidup sebagai bagian dari prinsip pembangunan berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama, Humas PT Daya Mas Geopatra Pangrango, Imran Rosadi, mengatakan berbagai program sosial yang dijalankan perusahaan diharapkan mampu memperkuat sinergi antara perusahaan, masyarakat, dan pemerintah dalam mendukung keberhasilan pengembangan Proyek Strategis Nasional panas bumi di kawasan Gunung Gede Pangrango.
“Melalui berbagai program pemberdayaan dan bantuan sosial, kami berharap tercipta hubungan yang harmonis antara perusahaan dengan masyarakat. Kami ingin pengembangan proyek panas bumi di kawasan Gunung Gede Pangrango dapat berjalan dengan baik, mengedepankan prinsip ramah lingkungan sekaligus ramah sosial sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat maupun negara dalam mencapai tujuan ketahanan energi,” kata Imron Rosadi.
(Bet)






