Peristiwa

Mayat Pria Yang Ditemukan di Kamar Wisma, Ada Luka Sayatan

86
×

Mayat Pria Yang Ditemukan di Kamar Wisma, Ada Luka Sayatan

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com || CIANJUR – Setelah sebelumnya seorang pria yang diketahui meninggal di sebuah kamar salah satu wisma di daerah Cianjur yang disewanya pada sabtu 04 Februari 2023. Pihak keluarga korban dengan atas Nama Rusmayandi (24) Warga Kampung Kiara Lawang, RT 04/05, Desa Sukawangi, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, datang ke RSUD Cimacan untuk menjemput jenazah korban.

Selanjutnya, setelah mendapat arahan dari Polsek Pacet pihak keluarga membawa jenazah Rusmayandi ke RS Bhayangkara Sartika Asih Bandung untuk di Autopsi pada Minggu 05 Februari 2023, setelah selesai autopsi keluarga korban akan membawa jenazah ke kampung halaman untuk di makamkan.

Namun, menurut pihak keluarga mereka belum mendapat informasi secara pasti kejelasan penyebab kematian Rusmayandi tersebut khususnya dari pihak Kepolisian cianjur. Saat Awak media yang mencoba menghubungi Kapolsek Pacet, AKP Hima Rawasli Pratama, melalui sambungan telepon, mengenai penyebab pasti kematian korban pun belum ada jawaban.

Adapun kini keberadaan Jenazah Rusmayandi yang dibawa ke salah satu Rumah Sakit di Bandung untuk diotopsi, saat ini sudah dibawa pulang pihak keluarga menuju kediamannya, Senin (06/02/2023).

“Iya benar saya sedang di ambulans menuju pulang, nanti saja informasinya, ” ujar H. Budi Kades dari Sukawangi, dan selaku perwakilan keluarga korban melalui sambungan telepon.

Terpisah, Petugas medis RSUD Cimacan Dokter Muhammad Rizky Fadil menyebutkan telah memeriksa jasad korban kemarin sore. Lalu dilakukan pemeriksaan terhadap seluruh tubuh korban.

“Ditemukan ada luka bekas sayatan kater di lengan bagian kiri pas pembuluh darahnya dan luka di dahi sebelah kanan akibat benturan, kedalaman luka sayatan 2,5 cm, lebar 0,5 dan Panjang 3 cm. Kita periksa di sini kemarin sore pukul 15.00 wib dan korban diperkirakan meninggal pagi hari sebelumnya, ” terang Dokter Rizky saat ditemui RSUD Cimacan.

Pria yang biasa disapa Fadil ini menambahkan sayatan tersebut dapat mengakibatkan kematian jika kejadiannya berlangsung lama. Lantaran letaknya tepat di posisi posisi pembuluh darah.

“Namun kalau untuk siapa yang menyayatnya itu saya tidak bisa memastikan karena itukan kewenangan pihak Kepolisian sendiri,” pungkasnya (Bet/anwar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses