Daerah

Badan Riset dan Inovasi Nasional Peningkatan Kapasitas Pengguna Riset dan Inovasi Untuk Masyarakat

100
×

Badan Riset dan Inovasi Nasional Peningkatan Kapasitas Pengguna Riset dan Inovasi Untuk Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com || CIANJUR – Dalam rangka mendorong pemanfaatan hasil riset dan inovasi untuk meningkatkan daya saing, menguatkan ekosistem inovasi, serta mendorong peningkatan ekonomi daerah dan nasional; Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi (DPRI) menyelenggarakan program Fasilitasi Pemanfaatan Hasil Riset dan Inovasi, Kamis (10/08/2023).

Program pelatihan pembuatan pakan ikan air tawar di kabupaten cianjur yang dilaksanakan di hotel sanggar buana desa Cipendawa kecamatan Pacet kabupaten cianjur yang di hadiri oleh, wakil ketua komisi VII DPR-RI, Edi Suparno, indra rusyadi ketua pelaksana BRIN serta 100 orang peserta yang hadir

Saat di wawancarai awak media Hallonusantara.com indra rusyadi mengatakan “Jadi kegiatan ini adalah kegiatan kolaborasi, antara badan inovasi riset nasional (BRIN) dengan lembaga DPR-RI
Untuk peningkatan hilirisasi, inovasi atau prodak riset yang sudah di hasilkan BRIN,
Entah itu prodak inovasinya maupun peneliti, SDMnya juga.

Hari ini kita mendatangkan SDM terkait pengolahan pakan ikan air tawar,
Jadi secara keseluruhan kami bekerjasama dengan DPR, kebetulan dicianjur bekerja sama dengan Edi Suparno, yang merupakan wakil ketua komisi VII DPR-RI.
Kebetulan BRIN ini merupakan mitra utama di DPR nya itu di komisi VII, jadi bagai mana kita bahu membahu atau berkolaborasi untuk menghilirisasi riset atau prodak prodak inovasi yang ada di BRIN atau yang di hasilkan BRIN itu untuk bisa sampai ke masyarakat, karena ini ilmu terapan jadi kami melakukan pelatihan,
Pelatihan pakan ikan air tawar,” tutrnya.

Masih kata Indra ” Untuk tahap ini kami masih mentriger para masyarakat khususnya di kabupaten cianjur bahwa permasalahan dasar biasanya di petani atau di masyarakat itu terkait pakan ikan yang mahal, laka dan lain sebagainya salah satunya kendala yang ada di petani ikan itu
Nah bagai mana hadirnya BRIN itu bisa menjadi solusi menyelesaikan permasalah permasalahan khususnya di kabupaten cianjur salah satunya itu
Bagai mana kita membuat pakan ikan alternatif, ada Magot dari BSF, dari sampah organik itu bisa di jadikan pakan ikan air tawar, kemudian ada dari dedak, dan dari bahan bahan yang secara ekonomi itu tidak ada nilai ekonominya itu tapi bisa kami konversi jadi yang bernilai tambah
Artinya itu bermanfaat bagi para petani ikan,” Pungkasnya.

(Anwar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses