Hallonusantara.com || Cianjur — Desa Palasari, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, ditunjuk sebagai perwakilan daerah dalam pelaksanaan Program Quick Win Kemenduk Bangga. Program ini diluncurkan sebagai upaya mempercepat pembangunan kawasan unggulan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui sinergi lintas dinas, Kamis (16-10-2025).
Peluncuran program tersebut berlangsung di Desa Palasari, Kecamatan Cipanas, dan dihadiri langsung oleh Bupati Cianjur, dr. Wahyu Ferdian, bersama jajaran pemerintah daerah serta unsur kecamatan dan desa terkait.
Program Quick Win merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk mempercepat pencapaian target pembangunan daerah. Melalui program ini, Kabupaten Cianjur mengembangkan konsep Kampung Istimewa di desa-desa binaan, sesuai arahan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB3A).
Kepala Desa Palasari, H. Ridwan, S.H., menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh pelaksanaan program Quick Win di tingkat kecamatan dan desa.
“Program ini akan difokuskan pada kegiatan pemberdayaan masyarakat di tingkat kecamatan dan desa. Kami berharap seluruh kecamatan dapat memberikan kontribusi positif agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh warga,” ujar H. Ridwan.
Ia menambahkan, Desa Palasari juga termasuk dalam 40 desa binaan Kabupaten Cianjur melalui program Rebu Warga, yang mendorong peningkatan koordinasi antar RT dan RW agar pengelolaan anggaran serta program dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.
Sebagai bentuk konkret dukungan pemerintah, Desa Palasari mendapatkan BPJS gratis bagi seluruh RT dan RW, guna menjamin kesejahteraan masyarakat dan akses layanan kesehatan.
Sementara itu, Bupati Cianjur, dr. Wahyu Ferdian, menjelaskan mengenai kebijakan layanan kesehatan menggunakan KTP bagi warga yang telah terdaftar di BPJS.
“Masyarakat yang sudah terdaftar BPJS, termasuk warga tidak mampu, cukup menggunakan KTP saat berobat di rumah sakit. Datanya sudah terintegrasi, jadi status kepesertaan bisa dicek langsung di BPJS Kesehatan,” kata Bupati Wahyu.
Bupati juga menyebutkan bahwa anggaran Universal Health Coverage (UHC) tahun ini mencapai sekitar Rp300 miliar, yang mencakup warga dari berbagai program termasuk data penerima bantuan dari Kemensos.
“Kita akan melakukan penyaringan keluarga berisiko tinggi agar bisa dicegah sejak dini,” tambahnya.
Camat Cipanas, Judi Nugroho, S.E., mengapresiasi kegiatan Quick Win yang diadakan di wilayahnya dan berharap dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar, dipimpin langsung oleh Bapak Bupati dan Ibu Bupati. Launching Quick Win di Desa Palasari ini diharapkan bisa menjadi proyek percontohan di Kabupaten Cianjur,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, Kecamatan Cipanas terdiri dari tujuh desa, dan sebagian besar masih memiliki kasus stunting. Pihak kecamatan berkolaborasi dengan sejumlah perusahaan untuk membantu penanganan stunting dengan memberikan makanan tambahan dan bantuan kepada keluarga berisiko, khususnya yang berasal dari keluarga tidak mampu.
“Kami berharap setelah program ini berjalan, angka stunting di Kecamatan Cipanas dapat menurun secara signifikan,” ujar Judi.
(Bet)













