Daerah

Desa Sukatani Pacet Perkuat Program Pengelolaan Sampah Melalui Gerakan Jumat Bersih

88
×

Desa Sukatani Pacet Perkuat Program Pengelolaan Sampah Melalui Gerakan Jumat Bersih

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com || Cianjur — Pemerintah Desa Sukatani, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, terus memperkuat upaya penanganan kebersihan lingkungan melalui program rutin Jumat Bersih (Jumsih). Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama masyarakat sebagai bagian dari langkah pengendalian sampah dan peningkatan kesadaran warga terhadap kebersihan lingkungan.

 

Kepala Desa Sukatani, H. Udin Sanusi, mengatakan program tersebut telah dijadwalkan secara rutin dan disosialisasikan kepada masyarakat di setiap wilayah rukun warga (RW). Di Desa Sukatani terdapat delapan RW yang memiliki jadwal pelaksanaan kegiatan kebersihan setiap hari Jumat.

 

“Program ini sudah dijadwalkan dan disosialisasikan sebelumnya kepada masyarakat melalui rapat bersama para ketua RT, ibu-ibu, serta warga termasuk penerima bantuan sosial. Setiap RW memiliki jadwal pelaksanaan kegiatan kebersihan lingkungan secara rutin setiap hari Jumat,” ujar Udin Sanusi saat diwawancarai media, Jumat (8/5/2026).

 

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan agenda rutin pemerintah desa yang bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya terkait penanganan sampah rumah tangga.

 

Pemerintah desa juga mendorong masyarakat untuk mulai melakukan pemilahan sampah dari sumbernya, yaitu dari masing-masing rumah tangga. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pengelolaan sampah yang lebih tertib di tingkat desa.

 

Udin menjelaskan, pemerintah desa telah membentuk delapan tim yang bertugas menangani pengelolaan sampah di setiap wilayah. Tim tersebut bertanggung jawab melakukan sosialisasi serta pengawasan terhadap pelaksanaan pemilahan sampah di lingkungan masyarakat.

 

“Fokus utama dari program ini adalah mengajak masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan serta mulai memilah sampah antara organik dan anorganik dari rumah masing-masing,” katanya.

 

Selain sosialisasi langsung kepada masyarakat, pemerintah desa juga telah menyebarkan brosur terkait pemilahan sampah. Edukasi tersebut dilakukan secara bertahap untuk membangun kebiasaan masyarakat dalam mengelola sampah secara lebih baik.

 

Pemerintah desa juga menginstruksikan warga untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai, lahan kosong, maupun area tebing. Kebijakan tersebut disampaikan melalui perangkat desa serta para ketua RW dan RT di masing-masing wilayah.

 

Ke depan, pemerintah desa berencana mengembangkan pengolahan sampah, khususnya sampah organik yang dapat dimanfaatkan menjadi kompos. Namun pada tahap awal, pemerintah desa masih memfokuskan pada upaya membangun kesadaran masyarakat terkait pemilahan sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.

 

“Yang terpenting saat ini adalah membangun kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan dan mulai memilah sampah organik dan anorganik. Proses edukasi ini tentu membutuhkan waktu dan dilakukan secara berkelanjutan,” kata Udin.

 

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah desa telah mengeluarkan surat keputusan (SK) terkait pembentukan tim pengelolaan sampah di tingkat RW. Tim tersebut melibatkan unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, serta para ketua RW sebagai penanggung jawab di wilayah masing-masing.

 

Sementara itu, Kapolsek Pacet, AKP Amir Said, menyampaikan apresiasi terhadap langkah Pemerintah Desa Sukatani yang menggerakkan masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan melalui kegiatan rutin tersebut.

 

Menurutnya, kegiatan kebersihan lingkungan merupakan bentuk tanggung jawab bersama antara pemerintah desa dan masyarakat dalam menjaga kondisi lingkungan serta mengantisipasi potensi bencana yang dapat timbul akibat penumpukan sampah.

 

“Kami mengapresiasi kepala desa bersama masyarakat yang memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan, khususnya di sepanjang jalan menuju kawasan wisata Pintu Langit. Upaya ini penting untuk mencegah penumpukan sampah yang dapat memicu banjir atau gangguan lingkungan lainnya,” ujar Amir Said.

 

Ia berharap kegiatan kebersihan yang dilaksanakan secara rutin di Desa Sukatani dapat terus ditingkatkan dan menjadi contoh bagi desa-desa lain di wilayah Kecamatan Pacet.

 

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain agar bersama-sama mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan serta tidak membuang sampah sembarangan,” katanya.

 

(Bet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses