Daerah

Penyerahan Stimulan Guru Madrasah Diniyah Takmiliyah Taman Pendidikan Al Qur’an

109
×

Penyerahan Stimulan Guru Madrasah Diniyah Takmiliyah Taman Pendidikan Al Qur’an

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com || CIANJUR – Ribuan guru Madrasah Diniyah (Madin), Taman Pendidikan Quran (TPQ) dan Pondok Pesantren (Ponpes) menerima insentif keagamaan dari Bupati Cianjur H. Herman Suherman, di Halaman pendopo Pancawati Kabupaten Cianjur Rabu (18/09/2024).

Dana insentif keagamaan itu diberikan dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan para guru Madin, TPQ dan Ponpes. Karena berkat peran mereka anak-anak memperoleh ilmu keagamaan yang baik, mulai dari ilmu baca tulis Alquran dan lainnya yang berguna untuk akhirat.

Dalam hal itu sekertaris Umum P3DTPQ Kabupaten Cianjur K.H. Abdul Wahid Al Qudsi mengatakan “Ini merupakan program P3DTPQ atas mandatori pemerintah kabupaten cianjur melalui perbup terkait Diniyyah Takmiliyah dan taman pendidikan Al-Qur’an, salah satunya stimulan guru bagi guru DTA dan TPQ sebanyak 1300 orang dalam dua tahap 650.000 waktu bulan April dan hari ini juga 650.000 di salurkan kepada guru Diniyah dan TPQ, lembaga non formal bahasa kitanya sakola agama” ucapnya.

Selain itu Abdul Wahid menambahkan sebanyak 650 orang menerima 1.000.000 juta rupiah pertahun, untuk guru Diniyah TPQ Se-Kabupaten Cianjur, memang untuk persentasenya kecil karena jumlah guru di Kabupaten Cianjur banyak mencapai ribuan tapi kalau setiap tahunya ada insya dapat.

“Jumlah guru se-Kabupaten Cianjur berjumlah 13000 orang . Jumlah guru Diniyah dan TPQ itu berjumlah 13000 orang Se-Kabupaten Cianjur, satu alokasinya dari P3DTPQ ada juga dari stimulan guru ngaji, beda Sekmen tapi tetap guru ngaji juga sasaran fokusnya,” ucap dia.

Abdul menambahkan kebetulan juga bapak bupati di kata sambutannya akan di tingkatkan beliau peduli kepada Diniyah dan TPQ pendidikan agama caranya dengan keberpihakan anggaran Pemda.

“Selain ini juga ada anggaran ujian yang di biayai, ada akreditasi madrasah yang di biayai juga mencetak buku paket, mencetak rapot itu juga di biyayai oleh P3DTPQ oleh Pemda kabupaten cianjur, sehingga tidak boleh ada pungutan pungutan, pungutan ujian, pungutan rapoot dan segala macam tadi bapak bupati sudah mengisyaratkan jangan ada pungutan,” pungkasnya.

(Anwar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses