Hallonusantara.com || SUMEDANG – Ditengah krisis ekonomi global yang sedang melanda dunia, bahkan badan pangan dunia Food Agrikultur Orgazation (FAO) telah mengingatkan bahwa dunia diambang krisis pangan seiring pertumbuhan manusia yang begitu pesat.
Diungkapkan Kepala Bidang Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kabupaten Sumedang, Iwan Gustiawan S, Hut. MP, bahwa sesuai instruksi presiden melalui kementerian pertanian sebagai sektor yang bertanggung jawab dalam penyediaan pangan, pihaknya tengah menyiapkan berbagai strategi dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan di Sumedang.
” Untuk meningkatkan produksi pangan dan menjaga agar petani tetap berproduksi, kami melakukan sosialisasi dengan memberikan penyuluhan terpadu dan memberikan bantuan stimulan sarana prasarana untuk para petani, ” ungkap Iwan saat dikonfirmasi awak media diruang kerjanya, Kamis, (24/10/2024).
Untuk stabilitas pasokan dan harga pangan lanjutnya, pihaknya telah melakukan Gerakan Pangan Murah ( GMP ) dengan tujuan membantu masyarakat guna mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau.
“Dengan GMP diharapkan dapat membantu pendistribusian, memperpendek mata rantai distribusi karena bahan pangan dipasok langsung dari petani, sehingga konsumen mendapat pangan berkualitas dengan harga terjangkau,” jelas Iwan.
Iwan menuturkan, untuk kemandirian pangan melalui tim penyuluh pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk mengoptimalkan pekarangan dan lahan melalui kegiatan pertanian keluarga.
“Untuk masyarakat disarankan disetiap halaman rumahnya untuk ditanami tanaman pangan. Dengan kegiatan ini diharapkan dapat membantu kebutuhan untuk keluarga masing-masing,” pungkasnya.
Lebih lanjut Iwan menyatakan, bahwa segala upaya dan ikhtiar yang dilakukan semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat luas. Terutama bagi pemerintah dalam upaya mewujudkan penurunan stunting dan menekan inflasi dapat terealisasi dengan baik, berkat dukungan semua semua pihak, sehingga dapat terciptanya kesejahteraan sosial bagi masyarakat di Sumedang.
(Agus HD)













