Daerah

Sekda JABAR Resmi Sandang Gelar Doktor Ilmu Pemerintahan Usai Di Wisuda Di Kampus IPDN Jatinangor

60
×

Sekda JABAR Resmi Sandang Gelar Doktor Ilmu Pemerintahan Usai Di Wisuda Di Kampus IPDN Jatinangor

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com || SUMEDANG – Sekda pemprov Jabar Herman Suryatman resmi menyandang gelar doktor setelah diwisuda di sekolah Pascasarjana Institut Pemerintahan Dalam Negeri ( IPDN ) di kampus Jatinangor – Sumedang, Senin (29/7/2024).

Herman diwisuda setelah pada 29 Mei yang lalu di Kampus IPDN Cilandak, berhasil mempertahankan disertasi berjudul ” Scenario Planning Implementasi E – Government di Kabupaten Sumedang ” dengan pendekatan strategi akselerasi sistem pemerintahan berbasis elektronik ( SPBE ) menuju Pemerintahan Daerah Berkelas Dunia di Tahun 2030. Dan hasilnya Herman mendapatkan nilai yang sangat memuaskan.

Capaian ini tentunya sangat disyukuri oleh Herman yang diungkapkannya usai melaksanakan prosesi wisuda.

” Alhamdulillah, akhirnya ikut wisuda. Perjalan yang panjang, dan kini sampai di puncak pendakian Program Doktor Ilmu Pemerintahan, ” ungkap Herman.

Dinyatakan Herman, ini menjadi bagian kecil dalam pendakian, selanjutnya adalah pekerjaan rumah yang lebih sulit, yakni membawa Jawa Barat menjadi provinsi termaju di Indonesia.

” Maha berat dan super kompleks. Tapi harus dilakukan,” tandasnya.

Herman pun menyatakan, dengan berbekal ilmu yang diraih dan pengalaman yang didapat, dia akan semaksimal mungkin bekerja untuk membawa Jawa Barat kearah yang lebih baik.

“Laksana mendaki gunung Everest yang begitu tinggi, insya Alloh dengan bekal yang cukup kita akan arungi untuk mendaki, dan membawa Jawa Barat kepuncak kejayaan,” ujar Herman.

“Mohon do’a, bantuan dan bimbingan dari sahabat semua,” pungkasnya.

Dalam prosesi wisuda pelaksanaannya turut dihadiri pula oleh Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian.

(Agus HD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses