Hallonusantara.com|| CIANJUR- Dihempas isu miring di kalangan masyarakatnya soal mempersulit bantuan untuk gempa di desanya, Nia Novi Hertini selaku Kades Ciputri akhirnya buka suara. Dirinya membantah tuduhan ramai yang beredar dikalangan masyarakatnya tentang isu tersebut.
Ditemui di ruang kerjanya, tepatnya dibalai Desa Ciputri, Kecamatan Pacet, Kades cantik itu kepada awak media memberikan keterangan sebagai bentuk bantahan bahwa rumor yang beredar tersebut tidak benar.
“Terkait dengan prosedur atau dengan tahapan tahapan pencairan untuk rumah rusak berat, itukan kita tau. Pencairan untuk dana rumah rusak berat itu bertahap, di tahap pertama itu sebesar empat puluh persen ( 40% ), dimana nanti setelah selesai yang di bangun oleh warga masyarakat, akan keluar lagi tahap kedua sebesar tiga puluh persen (30%). Nah pada tahap kedua ini, dimana masyarakat itu harus di tuntut rumahnya selesai seratus persen (100%),” paparnya, Senin (06/02/23)
Novi menambahkan, “Untuk itu masyarakat harus mempunyai dana yang tersedia, untuk menyelesaikan rumahnya, makanya terjadi isu isu abu abu, bahwa Kades Ciputri itu memperlambat pencairan ataupun memperberat warga masyarakat, dan itu tidak benar,” ucapnya
Novi juga mengatakan, dirinya menduga karena mungkin kurangnya edukasi atau kurang pemahaman untuk program tersebut, “Karena mungkin ada kesalahpahaman, atau pun ketidakmengertian warga masyarakat akan prosedur pecairan rumah untuk warga masyarakat sendiri,”
“Karena satu lagi yang harus di ketahui Warga masyarakat bahwa dana yang dikucurkan Pemerintah Pusat itu mempunyai syarat dan ketentuan. Sekali lagi, dimana masyarakat harus menerima bantuan itu secara pertermin, pertahap, 40% tahap pertama kedua 30% tahap ketiga 30% lagi,” tegasnya
“Nah pada saat penerimaan tahap terakhir 30% lagi, harus di pastikan bahwa warga masyarakat itu, rumahnya sudah terbangun 100%. Jadi mohon pada warga masyarakat, agar kita pahami mekanisme ataupun prosedur yang di berikan oleh pemerintah pusat untuk kelancaran kita bersama,” imbuh Novi
Masih kata Novi, pihaknya tidak pernah merasa memperlambat apalagi mempersulit, bahkan pihaknya justru mempermudah dengan mempasilitasi warganya untuk mempermudah warganya dalam pencairan dana stimulan tersebut
“Kami tidak pernah memperlambat ataupun mempersulit, justru kita mempasilitasi bagai mana caranya agar masyarakat itu mudah mencairkan dana simulan ini, pada dasarnya kita menunggu jadwal pencarian yang di berikan oleh BANK Mandiri selaku penyalur Dana bantuan ini,” tutupnya
Di tempat terpisah Erwin warga kampung ciherang RT 02/03 yang rumahnya rusak Berat dan selaku salah satu penerima program tersebut mengatakan, baginya Pemdes Ciputri sudah cukup baik dalam pelayanan kepada masyarakatnya.
“Pemerintah Desa Ciputri alhamdulilah, pelayanan Desa ciputri itu Good (bagus-red)24 jam, dari aparaturnya, Babinsa, Babinkantibmas, tidak ada henti hentinya saya akui good”. ( Anwar & Bet )













