Hallonusantara.com || CIANJUR – Dengan Tema wujudkan pemilu damai 10.000 paket sembako di salurkan oleh Polri melalui penyelenggara H. Tommy di beberapa wilayah kabupaten cianjur, guna untuk meringankan beban masyarakat kabupaten Cianjur, Minggu (24/12/2023).
Saat diwawancarai awak media di tempat kediamannya H. Tommy memaparkan, “Kemarin waktu tanggal 21 saya bersama para Babinsa itu juga ada rapat bersama kepala desa dan perwakilan dari para penerima sembako ini, saya juga memberi tahu mereka, maksudnya biar kita sama sama memberikan edukasi kepada masyarakat, karena ini kan tahun politik, jangan sampai acara bakti sosial begini di dompleng oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab, apa lagi ini melibatkan begitu banyak masa, makanya topik yang kita bawa kali ini adalah bakti sosial presisi ini dalam rangka mewujudkan pemilu damai tidak ada tendensius apa-apa,” paparnya.
H. Tommy menambahkan “Saya juga menghimbau kepada masyarakat kemarin jangan sampai di lapangan, waktu pembagian kupon jangan sampai, maaf maaf kata. ada relawan, atau apa membisik bisik wah ini kupon ini, ini ini kerja sama dengan polri ini kan bahaya. Makanya saya belum pernah mengumpulkan kepala desa sebanyak ini hanya baru kemarin,” ungkapnya.
Masih kata haji Tommy, “Total sembako yang kita bagi ini 10.000 sepuluh ribu paket sembako, lalu kemana 10.000 itu?.
Hari ini saja di daerah Gadog kita bagi 3037 paket sembako, desa sindanglaya 1777 paket, nah itu kemarin tanggal 23 Desember hari ini ada desa Cibodas, desa cipendawa, desa cikanyere, desa Ciherang, dan desa Sindangjaya,” ungkapnya.
Lanjut haji Tommy, “Kurang lebih bisa mencapai 2500 paket sembako. Khususnya ada dua desa setelah kita diskusi tidak mungkin untuk di bagi di tempat. Karena lokasinya terlalu jauh lokasi Sukatani dan ciputri, Sukatani kita bagi 1000 paket sembako, Sindang jaya kita bagi 500 paket, tapi itu mereka ambil tadi kita disini kalau kita hitung sudah mencapai ( 8000) delapan ribuan.
Karena sebagian yang didistribusi juga banyak dari MUI, kecamatan cipanas, dari Cibodas dari Polsek dari Koramil, sampai ke daerah cianjur daerah Mande dan karang tengah. Jadi singkat cerita dua hari kali ini baksos presisi kita 10.000 ribu paket habis,” jelasnya.
“Dulu saja bakti sosial mau mendekati bulan puasa, jadi saya juga ada rencana untuk di daerah puncak ini, habis ini saya akan kembali lagi kurang lebih 10 hari sebelum puasa, saya akan tetap seperti ini hanya mungkin wilayahnya agak beda karena saya dapat masukan daerah daerah yang belum di bagi itu daerah desa Cipanas, desa Cibadak nah itu mungkin agak banyak. Kalau yang disini sini mungkin saya akan pilih pilih nah itu saya akan bermain dikira kita kalau gak salah puasa itu 9 atau 10 maret jadi kira kira H-10 saya akan balik lagi, melaksanakan kegiatan yang sama, setelah itu saya akan kembali setelah 10 hari idul Fitri jadi msih ada dua sisi. Apa maksud dan tujuannya tidak ada kerena kita sudah rutinitas kita juga tidak hanya disini barusan saya di wa dari Jakarta, Tanggerang juga main, Banten juga main Bogor malah lebih duluan,” pungkasnya.
(Anwar)













