Kecelakaan

Bus Diduga Rem Blong di Jalur Puncak-cianjur, Puluhan Penumpang Luka: Pengawasan Angkutan Disorot

9
×

Bus Diduga Rem Blong di Jalur Puncak-cianjur, Puluhan Penumpang Luka: Pengawasan Angkutan Disorot

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com || Cianjur — Kecelakaan bus kembali terjadi di jalur rawan Puncak-Cianjur. Sebuah bus Marita jurusan Cianjur–Kampung Rambutan terguling di Jalan Raya Puncak-Cianjur, tepatnya di Desa Cibereum, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Kamis, 21 Mei 2026 sekitar pukul 11.30 WIB. Sedikitnya 20 penumpang mengalami luka ringan dalam insiden yang diduga dipicu kegagalan sistem pengereman.

Bus yang melaju dari arah Bogor menuju Cianjur itu disebut kehilangan kendali saat melintasi jalur menurun dan berkelok di kawasan Cugenang. Sopir diduga berupaya menghindari kecelakaan yang lebih fatal dengan membanting setir ke kiri. Namun kendaraan justru menghantam sebuah truk engkel yang tengah parkir di bahu jalan sebelum akhirnya terjungkal ke dalam parit.

Kecelakaan itu kembali memunculkan pertanyaan soal kelayakan armada angkutan umum yang melintasi jalur ekstrem Puncak-Cianjur—ruas jalan yang kerap memakan korban akibat persoalan rem blong dan minimnya pengawasan teknis kendaraan.

Salah seorang penumpang, Hidayat, 55 tahun, mengaku sudah mencurigai adanya gangguan pada bus sejak kendaraan melintas di kawasan Ciawi, Bogor.

“Awalnya sudah tercium bau saat di Ciawi. Sepertinya remnya sudah tidak normal,” ujar Hidayat di lokasi kejadian.

Menurut dia, kondisi bus mulai tidak stabil ketika memasuki jalur turunan menuju Cianjur. Penumpang disebut mulai panik saat kendaraan melaju tanpa kendali.

“Pas di turunan bus sudah goyang. Tiba-tiba terdengar benturan keras saat menabrak truk di sebelah kiri,” katanya.

Hidayat yang duduk di bagian tengah bus mengaku selamat meski mengalami luka ringan. Sejumlah penumpang lainnya tampak mengalami lecet dan benturan akibat tubuh mereka terhempas saat bus terguling.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Cianjur, Ipda Ahmad Priyo Gunawan, mengatakan petugas kepolisian bersama tim evakuasi langsung melakukan penanganan di lokasi kejadian dan mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat.

“Sejumlah korban dievakuasi ke Puskesmas Cijedil untuk mendapatkan perawatan medis,” ujar Ahmad.

Menurut dia, polisi masih mendata jumlah pasti korban dan memeriksa kondisi kendaraan untuk memastikan penyebab kecelakaan.

“Informasi awal ada sekitar 20 penumpang yang mengalami luka ringan,” katanya.

Polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Namun dugaan awal mengarah pada kerusakan sistem pengereman bus. Aparat masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk memeriksa kondisi teknis armada dan kemungkinan adanya kelalaian dalam uji kelayakan kendaraan.

Proses evakuasi bus yang terguling sempat memicu kemacetan panjang di jalur nasional Puncak-Cianjur. Arus kendaraan dari arah Bogor maupun Cianjur tersendat selama proses penanganan berlangsung.

(Bet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses