Pemerintahan

PJ Bupati Sumedang Luncurkan 3 Program Suplemen, Untuk Wujudkan ” Sumedang Beyond Simpati “

107
×

PJ Bupati Sumedang Luncurkan 3 Program Suplemen, Untuk Wujudkan ” Sumedang Beyond Simpati “

Sebarkan artikel ini

Hallonusatara.com || SUMEDANG – Dalam rangka silaturahmi dan konsolidasi, Forkopimda gelar rakor bersama Forkopimcam Se Kabupaten Sumedang, (25/09/2023), di Aula Gedung Negara.

Gelaran acara dihadiri oleh Pj. Bupati Sumedang, Drs. Herman Suryatman M. Si, unsur Forkopimda, unsur Forkopimcam, Danramil 0610/Kodim Sumedang, Kapolres Sumedang, Kepala Kejari Sumedang, Pengadilan Sumedang, serta tamu undangan yang lainnya.

Sumedang Simpati merupakan visi kepemimpinan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Dony dan Erwan periode 2018 – 2023. Visi tersebut akan dilanjutkan oleh Pj. Bupati Herman dengan moto ” Sumedang Beyond Simpati “.

Pj. Bupati, Drs. Herman Suryatman M. Si mengatakan, dalam kepemimpinannya akan berupaya mempertahankan capaian pemerintahan sebelumnya atau bahkan melebihinya. Untuk itu Pj. Bupati meluncurkan program suplemen kerja, untuk mencapai ” Beyond Simpati “.

” Selain program – program yang sudah berjalan dalam Sumedang Simpati, untuk menguatkan kita juga sudah menyiapkan 3 program suplemen kerja, untuk wujudkan ” Sumedang Beyond Simpati,” ujarnya.

Ketiga program tersebut, adalah ; Cekas, Pasang Sangkur dan Gotong Royong Membangun Desa ( GRMD )

” Cekas atau Catatan Evaluasi Kinerja Kepala SKPD, merupakan program untuk menguatkan pemerintahan. Sehingga tidak ada ruang bagi kepala SKPD yang tidak berkinerja. Sistemnya sudah disiapkan dan siap diaplikasikan,” jelas Herman.

Program Pasang Sangkur, bersifat untuk penguatan kemasyarakatan melalui komunikasi langsung antara unsur pemerintah dan masyarakat.

Adapun GRMD atau Gotong Royong Membangun Desa merupakan kolaborasi pembangunan dengan salah satu unsur pentahelix yakni perguruan tinggi berupa KKN Tematik.

” Program ini akan berlangsung selama 4 bulan, dengan melibatkan 48 perguruan tinggi,” ungkap Herman.

” Untuk tahap awal, akan diturunkan di 26 Desa di 26 kecamatan, perdesa sebanyak 10 mahasiswa,” tambahnya.

Herman menambah, bahwa semua ikhtiar yang akan dilakukannya itu didasari atas nilai – nilai filosofis dan operasional.

” Filosofinya Insun Medal Insun Madangan yang bermakna, kita lahir untuk menerangi,” tandasnya.

” Sedangkan nilai operasinya, adalah Guyub (cooperation), Motekar (deligent), dan Surti ( memahami ),” pungkasnya.

Kita adalah orang-orang yang kuat, dan akan melaju untuk mewujudkan ” Sumedang Beyond Simpati,” tutupnya.

(Agus HD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses