PemerintahanPendidikan

Wamenag Resmikan Pesantren Internasional dan Masjid di Cianjur, Dorong Penguatan Pendidikan Keagamaan Berbasis Kebangsaan

64
×

Wamenag Resmikan Pesantren Internasional dan Masjid di Cianjur, Dorong Penguatan Pendidikan Keagamaan Berbasis Kebangsaan

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com | CIANJUR – Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Dr. KH. Romo R. Muhammad Syafi’i, S.H., M.Hum meresmikan Gedung ZAD International Quranic Boarding School (IQBS) dan Masjid Jami’ Ath-Thabari di Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Rabu (4/2/2026). Peresmian tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan pendidikan keagamaan sekaligus pembangunan karakter generasi muda berbasis nilai keislaman dan kebangsaan.

Kegiatan yang dipusatkan di lingkungan Yayasan ZAD Insaniyah, Kampung Cibeureum, Desa Cibeureum, itu dihadiri sekitar 1.000 peserta yang terdiri dari santri, pengurus yayasan, tokoh agama, unsur pemerintah daerah, serta TNI dan Polri.

Wamenag tiba di lokasi sekitar pukul 13.38 WIB dan langsung meresmikan Gedung ZAD IQBS yang ditandai dengan penandatanganan prasasti. Agenda kemudian dilanjutkan dengan kuliah umum mengenai penguatan lembaga pendidikan keagamaan dan peran strategis dakwah dalam membangun masyarakat. Pada pukul 15.05 WIB, Wamenag kembali meresmikan Masjid Jami’ Ath-Thabari sebagai pusat aktivitas ibadah dan pembinaan umat.

Ketua Dewan Pembina Yayasan ZAD Al-Insaniyyah, Ustadz Adha Saputra, Lc., M.E., menyampaikan bahwa lembaga pendidikan yang dipimpinnya terus mengalami perkembangan signifikan sejak berdiri delapan tahun lalu. Saat ini, Yayasan ZAD telah menyelenggarakan pendidikan berjenjang mulai dari taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi dengan jumlah santri lebih dari 1.000 orang.

Menurut Adha, lembaga pendidikan di bawah Yayasan ZAD juga telah menunjukkan kualitas akademik dan prestasi yang kompetitif. SMP dan SMA ZAD, kata dia, telah meraih akreditasi A serta menorehkan berbagai prestasi tingkat nasional, termasuk meraih Juara I Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kementerian Agama.

Dalam sambutannya, Wamenag menegaskan bahwa pendidikan keagamaan memiliki peran vital dalam memperkuat ketahanan nasional. Ia menilai lembaga pendidikan berbasis pesantren harus mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara spiritual, tetapi juga memiliki kapasitas intelektual dan wawasan kebangsaan.

“Pemerintah, khususnya Presiden Republik Indonesia, memberikan perhatian besar terhadap sektor pendidikan sebagai investasi jangka panjang pembangunan bangsa. Anak-anak Indonesia harus tumbuh menjadi generasi yang kuat secara fisik, cerdas secara intelektual, serta memiliki karakter kebangsaan yang kokoh,” ujar Syafi’i.

Ia juga menekankan pentingnya integrasi nilai-nilai keagamaan dengan penguatan nasionalisme guna menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cianjur H. Ramlan Rustandi, S.Ag., M.Si yang mewakili Bupati Cianjur, Babinsa Desa Cibeureum Pelda Kiki Baihaqi mewakili Danramil 0608-05/Cugenang, Kapolsek Cugenang Kompol Usep NS, S.IP., M.M., CHRA, Camat Cugenang Ali Akbar, jajaran Majelis Ulama Indonesia (MUI), pemerintah desa, serta pengurus Yayasan ZAD.

Peresmian fasilitas pendidikan dan rumah ibadah tersebut diharapkan mampu memperkuat peran pesantren dalam mencetak generasi religius, moderat, dan berdaya saing global.

(Bet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses