Pendidikan

Milangkala PGRI Kabupaten Cianjur Gelar Lomba Layeutan Sora Sareng Pidangan Tata Busana

88
×

Milangkala PGRI Kabupaten Cianjur Gelar Lomba Layeutan Sora Sareng Pidangan Tata Busana

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com || CIANJUR – Hari Guru Nasional (HGN) ” bertepatan dengan “HUT PGRI yang ke-78” , yaitu jatuh setiap tanggal 25 November, tepatnya sabtu , 25 November 2023. Peringatan Hari Guru Nasional dan Peringatan HUT PGRI yang ke-78 secara bersamaan ini memberikan apresiasi kepada kita untuk lebih menghargai jasa suri tauladan yakni guru sebagai garda terdepan dalam memajukan dunia pendidikan.

Dalam memeriahkan acara milangkala PGRI kabupaten Cianjur yang di gelar di Gedung Guru Indonesia (GGI) kecamatan Cianjur kota, kabupaten Cianjur, ada yang berbeda pada tahun ini, pasalnya ketua PGRI kabupaten Cianjur .H. Sukirman, S.pd MM.pd, mengelar acara milad tersebut lebih awal, dengan tema, PASAGIRI, layeutan sora sareng pidangan tata busana Dina raraga milangkala PGRI ke 78, Sabtu (4/11/2023).

Kegiatan milad tersebut di hadiri langsung oleh ketua PGRI kabupaten Cianjur, H. Sukirman, S.pd.,MM.,Pd. Para ketua PC PGRI se kabupaten cianjur, dengan menampilkan lomba seni budaya Sunda kegiatan tersebut nampak meriah.

Saat diwawancarai awak media diruang kerjanya ketua PGRI kabupaten Cianjur H. Sukirman, S.pd.,MM.,Pd mengatakan hari ini adalah kegiatan lomba tata busana, dalam rangka memperingati hari ulang tahun PGRI yang ke 78 tahun 2023, kegitan lomba layeutan sora dan lomba pidangan tata busana, alhamdulilah kegitan berjalan lancar, kegiatan ini di hadiri oleh dinas pendidikan dan olah raga ( Disdikpora) beserta Kabid SMP, dewan pendidikan, ketua DKGI, LKBH, kemudian para pengurus kabupaten, para ketua cabang kabupaten cianjur, dan para peserta se-kabupaten cianjur dari masing masing cabang kecamatan di kabupaten cianjur.

Masih kata H Sukirman, “Ini adalah ajang silaturahmi, ajang reuni juga, kemudian lebih ke prestasi, mudah mudah dapat memupuk rasa solidaritas sesama anggota dalam pengembangan budaya Sunda. Kita sebagai warga negara Indonesia, tapi berbudaya Sunda ngamumule adat, basa, dan tatakrama, ” Paparnya.

(Anwar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses