Hallonusantara.com || Cianjur — Curah hujan berintensitas tinggi yang terjadi di Kabupaten Cianjur dalam beberapa pekan terakhir kembali memicu bencana longsor. Salah satu lokasi terdampak berada di area Jembatan Cipendawa, Kampung Pasir Eurih, Dusun 03, Desa Cibodas, Kecamatan Pacet. Pada titik tersebut, tembok penahan tanah (TPT) yang menopang sisi badan jalan jembatan ikut longsor, sehingga mengancam stabilitas jembatan dan akses lalu lintas.
Peristiwa longsor terjadi pada Sabtu, 20 November 2025, setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras. Material tanah yang ambles diperkirakan mencapai panjang sekitar 10 meter dengan kedalaman sekitar 6 meter. Selain TPT yang runtuh, retakan memanjang tampak pada bagian struktur jalan yang menjadi jalur penghubung antarkecamatan.
Warga Minta Penanganan Cepat
Seorang warga setempat, Abah (60), mengatakan longsor terjadi secara tiba-tiba ketika hujan turun dengan intensitas tinggi.
“Setelah kejadian, kami langsung melaporkan kepada Pemerintah Desa Cibodas. Pihak desa, kecamatan, dan PUTR sudah datang mengecek kondisi tanah dan TPT di sisi jembatan yang dialiri Sungai Pendawa,” ujarnya, Kamis (27/11/2025).
Ia berharap penanganan dilakukan secepat mungkin karena jembatan tersebut menjadi jalur kendaraan roda dua, roda empat, hingga kendaraan bertonase besar.
“Kami khawatir jembatan bisa runtuh kalau tidak segera ditangani,” ujar Abah.
Warga lainnya, Ifan (30), mengatakan kondisi kerusakan sudah beberapa kali membuat pengendara terjatuh.
“Kami berharap pemerintah segera memperbaiki dan memasang rambu atau pagar pengaman. Dari arah Desa Cibodas jalannya menurun dan tikungan tajam, sangat berbahaya tanpa tanda peringatan,” katanya.
Ia menambahkan, getaran kendaraan yang melintas juga dikhawatirkan memperparah kondisi TPT dan memicu longsor susulan.
Tindak Lanjut Pemerintah Kecamatan dan Kabupaten
Camat Pacet, Neng Didi, membenarkan bahwa laporan warga telah diteruskan kepada pemerintah kabupaten.
“Lokasi longsor sudah kami tinjau bersama pihak desa, BPBD, dan tim dari PUPR Kabupaten Cianjur. Penanganan masuk ke dinas terkait untuk ditindaklanjuti,” jelasnya.
Penjelasan Kabid PUPR: TPT Sudah Diukur, Direncanakan, dan Masuk Tahap Penanganan
Kepala Bidang Rehabilitasi dan Reservasi Jalan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Cianjur, Riky, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan resmi dan melakukan langkah teknis di lapangan.
“Kami telah menerima laporan kejadian longsor di Jembatan Cipendawa. Tim teknis sudah turun untuk melakukan pengukuran kondisi kerusakan, termasuk TPT yang amblas, serta menganalisis kebutuhan penanganannya,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.
Ia menegaskan bahwa perencanaan penanganan darurat maupun perbaikan permanen sedang disusun.
“Data teknis sudah kami kumpulkan. Penanganan akan dilakukan sesuai tingkat kerusakan, meliputi pengamanan area terdampak, perbaikan TPT, dan pemulihan struktur jalan,” kata Riky.
Ia menambahkan, koordinasi dengan BPBD dan Pemerintah Kecamatan Pacet terus dilakukan untuk memastikan keamanan pengguna jalan selama proses penanganan berlangsung.
Harapan Warga
Warga berharap perbaikan dapat segera dilakukan, mengingat jembatan tersebut merupakan jalur vital yang menghubungkan Desa Cibodas dengan pusat aktivitas masyarakat di Kecamatan Pacet.
(Bet)













