Hallonusantara.com || GARUT – Gangguan penglihatan adalah salah satu permasalahan kesehatan. Seperti yang diketahui, sebagian besar gangguan penglihatan diakibatkan oleh Katarak, dimana pada umumnya penderitanya dikisaran usia 50 tahun ke atas.
Dalam rangka penanggulangan gangguan penglihatan dan salah satu bentuk wujud nyata kegiatan, UPT Puskesmas Karangpawitan bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI), menggelar bakti sosial operasi katarak, yang bertempat di UPT Puskesmas Karangpawitan. Rabu (15/03/2023).
Menurut Kepala UPT Puskesmas Karangpawitan Ajat Sudrajat Haryadi,S.Kep.,Ners.,selaku Ketua pelaksana saat diwawancara awak media menjelaskan kegiatan tersebut.
“Kegiatan bakti sosial operasi katarak ini melibatkan berbagai pihak dari mulai Keseriusan Pemerintah Daerah Kabupaten Garut, Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Forkopimcam Kecamatan Karangpawitan beserta PERDAMI Jabar dan PMN RS Cicendo Bandung. Kebetulan tempat kegiatannya di Puskesmas Karangpawitan,” jelasnya
Ajat Sudrajat melanjutkan, dalam kegiatan Baksos operasi Katarak tersebut ada 76 pasien katarak yang dilakukan operasi dari hasil Screening kurang lebih 200 pasien yang mendaftar. di mulai dari bulan Februari 2023.
“Setelah tanggal 3 maret Skrining akhir serta Biometri, dilanjutkan Operasi tanggal 14 kemudian harus kunjungan ke 2 untuk diberikan arahan selanjutnya, jadi selama 3 hari dari skrinning sampai selesai.Keterkaitan dengan pemeriksaan lanjutan dokter spesialis mata lah yang berkompeten untuk menentukan layak atau tidaknya dioperasi, tergantung dari kelainan yang dialami pasien tersebut,” pungkasnya. (Agus)













