Hallonusantara.com || CIANJUR — Pemerintah Kabupaten Cianjur kembali menegaskan komitmennya dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Penegasan tersebut disampaikan Bupati Cianjur,dr. Mohammad Wahyu Ferdian, saat menghadiri Asta Cita Talkshow Kebangsaan Anti Narkoba bertema “Semangat Kebangsaan Menuju Persatuan Cianjur Berjaya” yang digelar di Desa Ciputri, Kecamatan Pacet, pada Jumat (12/12).
Dalam kegiatan yang dihadiri tokoh masyarakat, aparatur pemerintah, pemuda, dan unsur organisasi kemasyarakatan tersebut, Bupati menekankan bahwa penyalahgunaan narkoba menjadi ancaman nyata bagi masa depan generasi muda serta stabilitas keluarga. Ia mengimbau para orang tua untuk lebih waspada dan berani mengambil langkah tegas apabila menemukan anggota keluarga yang mulai terpengaruh atau terlibat dalam penyalahgunaan narkoba.
“Jika anak-anak kita terjebak dalam lingkaran narkoba maka dampaknya sangat besar bagi keluarga. Karena itu, katakan tidak kepada narkoba. Peredarannya harus diberantas tanpa memandang siapa pelakunya,” ujar Bupati.
Menurutnya, narkoba tidak memberikan manfaat apa pun dan justru membawa kerugian besar, baik dari aspek kesehatan, sosial, maupun ekonomi. Bupati menjelaskan bahwa kecanduan narkoba kerap memicu tindakan kriminal akibat tekanan kebutuhan penggunaan, seperti kehilangan pekerjaan, putus sekolah, hingga melakukan pelanggaran hukum.
“Ketika lingkungan dikuasai pecandu narkoba, potensi kejahatan meningkat. Dampaknya dapat menimpa keluarga kita sendiri, termasuk anak-anak. Bagi anak perempuan, risikonya bahkan bisa lebih besar,” tuturnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Cianjur juga mengukuhkan Pengurus Forum Kewaspadaan Dini Kecamatan Pacet untuk periode 2025–2028. Pengukuhan tersebut disertai peresmian relawan anti narkoba, sebuah inisiatif yang diadakan oleh BNN Kabupaten Cianjur sebagai upaya memperkuat partisipasi masyarakat dalam pencegahan dini.
Bupati menyampaikan harapannya agar para pengurus dan relawan dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, terutama dalam memberikan edukasi, deteksi dini, dan pelaporan potensi ancaman penyalahgunaan narkoba di wilayah masing-masing.
“Saya percaya pengurus dan relawan akan menjalankan amanah ini dengan baik. Semoga Allah SWT memberikan perlindungan kepada kita semua,” ucapnya menutup prosesi pengukuhan.
(Bet)













