Hallonusantara.com || GARUT – Saat mengetahui di lingkungannya banyak warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan, terutama terkait program keluarga berencana dan sebagainya. Pemerintahan Desa Sirnajaya, Kecamatan Tarogong Kaler, dengan sigap mengajukan surat permohonan kepada Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI), untuk dapat memberikan pelayanan kesehatan kepada warganya.
Gayung bersambut, pihak PKBI langsung merespon dan menyetujuinya. Klinik Aster yang merupakan pihak penyelenggara pelayanan kesehatan. Ditunjuk dan ditugaskan oleh PKBI untuk melakukan jemput bola pelayanan sekaligus bakti sosial kepada warga.
Bertempat di Gedung SMP IT Baiturrahman. Kp. Solokpandan, RT. 01 RW 02, Desa Sirnajaya, diketahui, kegiatan pelayanan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat dilakukan tanpa dipungut biaya atau gratis. Rabu (15/03/2023)
“Alhamdulillah. Pada tanggal 8 Maret 2023, kami mengajukan permohonan melalui surat yang bernomor: 500/18/III/DS/2023 kepada PKBI. Langsung mendapat respon dan disetujui. Hari ini kegiatan yang kami nantikan pun, bisa terlaksana.” Kata Kepala Desa Sirnajaya, Andri Yanto.
“Kegiatan ini murni sebagai bentuk kasih sayang pemerintahan kepada warganya yang memerlukan pelayanan kesehatan. Terutama masalah pelayanan kesehatan yang berkaitan dengan program keluarga berencana,” sambungnya kepada awak media Hallonusantara.com
Warga terlihat antusias terhadap kegiatan tersebut, terlihat dengan banyaknya yang hadir dan mendaftarkan diri untuk dicek kesehatannya.
“Saya sengaja ke sini untuk memeriksakan kesehatan anak saya. Semalam badannya panas dan demam,” jawab Cucu Rohayati salah satu warga saat ditanya awak media.
“Kebetulan ada kegiatan bakti sosial ini. Jadi langsung saja ke sini. Sekalian memeriksakan kesehatan anak, saya pun tadi ikut dicek tensi darah.” Sambung Cucu.
Perlu diketahui. Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB ini. Berisikan kegiatan pemeriksaan kesehatan umum, pelayanan KB. Baik KB suntik, pil dan implan. Selain dihadiri Kepala Desa Sirnajaya, nampak pula hadir tokoh agama sakaligus tokoh masyarakat, K.H Oman Abdurahman dan perwakilan dari jajaran pengurus PKBI. (Yanto)













