Daerah

Proyek Panas Bumi Cipanas Diklaim Ramah Lingkungan, DMGP Pastikan Lindungi Ekosistem dan Keselamatan Warga

39
×

Proyek Panas Bumi Cipanas Diklaim Ramah Lingkungan, DMGP Pastikan Lindungi Ekosistem dan Keselamatan Warga

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com || Cianjur – PT Daya Mas Geopatra Pangrango (DMGP) menegaskan pengembangan potensi panas bumi di kawasan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dilakukan dengan pendekatan ilmiah, mematuhi regulasi, serta mengutamakan keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Pengembangan proyek panas bumi tersebut merupakan penugasan resmi pemerintah melalui Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 2778 K/30/MEM/2014. DMGP menyebut seluruh tahapan perizinan telah dilaksanakan secara transparan. Dalam tiga tahun terakhir, perusahaan juga melakukan sosialisasi bertahap bersama pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan tokoh masyarakat untuk memastikan operasional proyek berjalan selaras dengan kondisi wilayah.

Secara potensi, proyek panas bumi Cipanas diproyeksikan mampu menghasilkan energi hingga 125 megawatt (MW). Pada tahap eksplorasi awal atau Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi (PSPE), area kerja yang digunakan sekitar 11 hektare atau sekitar 0,02 persen dari total kawasan konservasi. Perusahaan mengklaim luasan tersebut tidak mengganggu fungsi hutan maupun keasrian kawasan kaki Gunung Gede Pangrango.

Humas PT DMGP, Imron Rosyadi, mengatakan kepatuhan terhadap standar teknis dan sosial menjadi prioritas dalam pelaksanaan proyek.

“Setiap tahapan proyek, mulai dari mobilisasi alat hingga pemantauan getaran, dilakukan dengan pengawasan ketat dan koordinasi bersama pemangku kepentingan setempat. Kami memastikan kegiatan operasional tidak mengganggu aktivitas harian warga maupun produktivitas lahan pertanian,” ujar Imron, Rabu (11/2/2026).

Risiko Geologi Dinilai Rendah

Dari sisi teknis, pakar Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran (Unpad) menilai aktivitas panas bumi memiliki risiko geologi relatif rendah. Pakar geologi Unpad, Dr. Ir. Dewi Gentana, MM, menjelaskan pemanfaatan uap panas bumi tidak memicu gempa merusak karena energi yang dihasilkan jauh lebih kecil dibandingkan gempa tektonik alami.

Menurut Dewi, sistem reinjeksi yang diterapkan berfungsi menjaga kestabilan tekanan di bawah permukaan tanah.

Pendapat serupa disampaikan pakar vulkanologi Unpad, Prof. Dr. Ir. Nana Sulaksana, MSP. Ia menyatakan struktur Gunung Gede Pangrango tetap stabil karena pengambilan uap dilakukan melalui lubang sumur berdiameter kecil yang diperkuat pipa baja dan semen, bukan melalui penggalian besar atau pembentukan rongga di dalam gunung.

Untuk menjaga transparansi, DMGP juga melakukan pemantauan getaran tanah secara real-time menggunakan jaringan seismograf di sekitar wilayah operasional.

Menjaga Sumber Air dan Pertanian

Kawasan Cipanas dikenal sebagai salah satu sentra hortikultura nasional. Kelestarian mata air dan stabilitas suhu udara pegunungan menjadi faktor utama keberhasilan budidaya komoditas seperti kol, wortel, dan kentang.

Berdasarkan kajian geologi, sistem panas bumi disebut bekerja selaras dengan siklus alam. Prof. Nana menjelaskan uap panas bumi yang dimanfaatkan berada pada kedalaman ribuan meter dan secara alami terpisah dari cadangan air tanah dangkal milik masyarakat oleh lapisan batuan kedap air.

Keamanan sumber air juga diperkuat penggunaan teknologi siklus tertutup (closed-loop), di mana fluida yang telah dimanfaatkan dikembalikan sepenuhnya ke dalam bumi untuk menjaga keseimbangan volume air tanah.

Selain itu, energi panas bumi dinilai membantu menjaga kualitas lingkungan karena tidak melibatkan pembakaran bahan bakar fosil sehingga tidak menghasilkan emisi tambahan ke atmosfer. Kondisi tersebut diyakini mampu mempertahankan iklim mikro kawasan Cipanas tetap sejuk serta menjaga kualitas udara yang mendukung produktivitas pertanian dataran tinggi.

Dukung Transisi Energi Bersih

PT Daya Mas Geopatra Pangrango merupakan anak perusahaan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk yang berada di bawah Grup Sinar Mas dan bergerak di bidang energi terbarukan, khususnya panas bumi. Perusahaan menyatakan berkomitmen mendukung transisi energi bersih nasional melalui penyediaan listrik ramah lingkungan serta pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada pelestarian lingkungan dan peningkatan kesejahteraan warga sekitar.

(Bet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses