Hallonusantara.com || CIANJUR – Kegiatan Sosialisasi Pencegahan Pidana Korupsi Pada Pemerintah Desa sekecamatan Pacet, Dihadiri Dinas BPMD Kabupaten Cianjur Usep Supriatna, Kabid Bidang Keuangan Kabupaten Cianjur Budiman, Camat Pacet Yudi beserta jajaran, Kasi PPM H Muhtar. SH, (Ketua MUI Pacet, ) Serta Para Kepala Desa, Sekdes, Kaur Keuangan Sekecematan Pacet. Yang Diselenggarakan di Hotel Surya Indah Jalan Raya Gadog Desa Gadog, Kecamatan Pacet, Jumat (16/03/2023).
Dinas BPMD, Usep Supriatna Mengatakan, dirinya bersyukur hadir sebagai narasumber dalam mensosialisasikan Program kegunaan Dana Desa (DD).
“Karna suatu kewajiban Desa tentu melaksanakan kegiatan sesuai APBDSnya kemudian terkait tranparansi harus dipahami dan sepanjang pemerintah Desa sudah melaksanakan dengan baik, Insyaallah kita berharap Desa-Desa itu belajar berpengalaman,” ucap Usep.
“Akibat Desa Desa banyak bermasalah itu tidak patuh pada aturan main, para pengguna Desa diatur oleh BMK, oleh Permen Desa, oleh Perbub, tinggal keputusan Desa, Tinggal Desa melaksanakan sesuai aturan main yang sudah dibuat saja,” tambahnya.
Masih Usep Supriatna, tujuan sekarang lebih mendekatkan Pemdes agar melaksanakan Tata Usaha dengan baik, dan kalau untuk Ketahanan Pangan menekankan cara-cara pihak Pemdes agar Program tersebut terus berlanjut.
“Karna itu Program program Pusat karna harus di kawal masyakat, hanya saja dalam pelaksanaan penggunaan ketahanan pangan harus terprogram dengan baik jangan sampai ketahanan pangan itu sia-sia, karna nilai nya cukup besar 20 persen dari nilai DD. Jadi pemerintahan desa secara bijak buat program yang baik, karena ketahanan pangan bukan untuk dibagi-bagikan kewarga bagaimana caranya Pemdes membuat Program agar Ketahanan Pangan terus berlanjut,” tuturnya.
“Karena bisa jadi pangan itu tidak kurang sekarang tapi tahun tahun yang akan datang, Ketika pemerintah Desa mampu membuat program yang baik setiap kemangfaatan lebih panjang, itu masyakat membutuhkan Desa bisa tampil dalam hal ketahanan pangan,” timpal Usep.
Lebih lanjut Usep berharap, semua Kepala Desa se-Kabupaten Cianjur bisa melaksanakan tugas pungsi dengan baik hkususnya tata kelola keuangan.
“Saya pikir Pemdes sudah mulai lebih profesional dalam per-SPJ-an. Walau keterbatasan sumber daya manusia SDM pelatihannya kurang, memang disadari bahwa pemerintah Desa mungkin tidak mendapatkan pelatihan yang cukup sehingga mereka harus susah-susah belajar ini, kami dorong Pemdes harus selalu berkonsultasi,” pungkasnya. (Anwar)











