BencanaDaerah

Longsor Rumpun Bambu Tutup Jalan Raya Mariwati Cianjur, Lalu Lintas Sukaresmi Sempat Terhenti

26
×

Longsor Rumpun Bambu Tutup Jalan Raya Mariwati Cianjur, Lalu Lintas Sukaresmi Sempat Terhenti

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com || Cianjur — Longsor rumpun bambu menutup akses Jalan Raya Mariwati di Kampung Cikareo RT 04/RW 01, Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Peristiwa ini terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut.

Berdasarkan informasi dari petugas di lapangan, longsor di Sukaresmi Cianjur dipicu oleh curah hujan yang cukup tinggi sehingga menyebabkan rumpun bambu dari tebing di pinggir jalan runtuh dan menutup badan jalan. Material bambu dan tanah yang cukup besar menutupi Jalan Raya Mariwati, sehingga kendaraan dari dua arah tidak dapat melintas.

Akibat longsor yang menutup Jalan Raya Mariwati Cianjur, arus lalu lintas sempat terhenti total dari kedua arah. Pengendara yang melintas di jalur tersebut terpaksa berhenti dan menunggu proses pembersihan material longsor oleh petugas.

Penanganan awal dilakukan oleh pemerintah desa bersama Kepala Desa Sukaresmi, anggota Desa Tangguh Bencana (Destana), serta Bhabinkamtibmas yang mendatangi lokasi kejadian. Petugas melakukan pembersihan material rumpun bambu yang menutupi badan jalan agar akses transportasi dapat kembali dibuka.

Selain melakukan pembersihan, petugas di lapangan juga melaporkan kejadian longsor di Kecamatan Sukaresmi Cianjur kepada pihak terkait untuk penanganan lanjutan. Pemerintah desa kemudian berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Cianjur untuk memastikan penanganan dan pengawasan kondisi lokasi longsor.

Dalam peristiwa longsor di Jalan Raya Mariwati Cianjur ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun kerugian material. Namun kejadian tersebut sempat mengganggu aktivitas transportasi masyarakat yang melintas di jalur tersebut.

Setelah proses pembersihan dilakukan, sekitar pukul 21.30 WIB arus lalu lintas di lokasi kejadian mulai dapat dilalui kembali secara terbatas, terutama oleh kendaraan roda dua. Petugas masih melakukan pemantauan untuk mengantisipasi potensi longsor susulan.

(Bet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses