Hallonusantara.com || Cianjur — Pengembangan energi panas bumi di wilayah Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mulai diperkenalkan secara langsung kepada masyarakat. Perusahaan pengembang geothermal PT Daya Mas Geopatra Pangrango menggelar sosialisasi teknologi energi panas bumi kepada warga Dusun Gunung Batu, Desa Sindangjaya, Kecamatan Cipanas, Jumat (24/4/2026).
Kegiatan sosialisasi geothermal tersebut diikuti sekitar 30 hingga 50 warga setempat. Dalam kegiatan itu, masyarakat mendapatkan penjelasan mengenai teknologi energi panas bumi, proses produksi energi dari sumber panas bumi, serta sistem pengelolaan lingkungan dalam proyek pengembangan geothermal di wilayah Cipanas, Cianjur.
Perwakilan Departemen Health Safety Security and Environment (HSSE) PT Daya Mas Geopatra Pangrango, Abdul Hakam, menjelaskan bahwa teknologi panas bumi dirancang dengan standar keselamatan operasional dan perlindungan lingkungan yang ketat. Sistem operasional geothermal disebutkan mengutamakan pengendalian risiko serta perlindungan sumber daya air di sekitar wilayah proyek energi panas bumi.
Sementara itu, Kepala Teknis Panas Bumi perusahaan, Yunis, menjelaskan bahwa teknologi yang digunakan dalam proyek geothermal tersebut menerapkan sistem siklus tertutup (closed-loop system). Melalui sistem ini, fluida panas yang diambil dari reservoir pada kedalaman ribuan meter akan dikembalikan kembali ke dalam lapisan bumi melalui sumur injeksi setelah digunakan dalam proses produksi energi listrik.
Menurutnya, sistem tersebut diterapkan untuk menjaga keberlanjutan reservoir panas bumi serta mencegah terjadinya pengurangan cadangan air tanah maupun sumber air permukaan yang dimanfaatkan masyarakat di sekitar wilayah Cipanas.
Dalam sosialisasi tersebut, perusahaan juga menjelaskan bahwa pembangkit listrik tenaga panas bumi umumnya membutuhkan penggunaan lahan permukaan yang relatif lebih kecil dibandingkan jenis pembangkit energi lainnya. Kondisi ini dinilai dapat menjaga tutupan hutan dan ekosistem di sekitar kawasan Gunung Pangrango yang menjadi bagian dari wilayah pengembangan geothermal.
Selain memaparkan teknologi geothermal, PT Daya Mas Geopatra Pangrango juga menyampaikan bahwa perusahaan melakukan pemantauan lingkungan secara berkala di sekitar area proyek energi panas bumi. Pemantauan tersebut meliputi stabilitas tanah, kualitas air, serta kondisi ekosistem di kawasan pegunungan yang berada di sekitar lokasi pengembangan geothermal.
Perusahaan juga menyampaikan rencana pelibatan masyarakat lokal dalam sejumlah program pemberdayaan masyarakat di Desa Sindangjaya dan Dusun Gunung Batu. Program tersebut mencakup dukungan pembangunan fasilitas umum, peningkatan akses jalan lingkungan, serta kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat di sekitar wilayah proyek energi panas bumi.
Humas PT Daya Mas Geopatra Pangrango, Imron Rosyadi, menyatakan kegiatan sosialisasi dilakukan untuk memberikan informasi kepada masyarakat terkait pengembangan energi panas bumi di wilayah Cipanas. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya perusahaan membangun komunikasi dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional geothermal.
Sebagai informasi, PT Daya Mas Geopatra Pangrango merupakan perusahaan yang bergerak di sektor energi terbarukan dengan fokus pada pengembangan energi panas bumi. Salah satu wilayah pengembangan proyeknya berada di Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, yang menjadi bagian dari program pengembangan energi panas bumi nasional di bawah koordinasi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
(Bet)













