Daerah

Jembatan Jeprah Cipanas Terancam Ambruk, Lubang Besar di Jalan Alternatif Cianjur Picu Kekhawatiran Warga Jelang Lebaran

63
×

Jembatan Jeprah Cipanas Terancam Ambruk, Lubang Besar di Jalan Alternatif Cianjur Picu Kekhawatiran Warga Jelang Lebaran

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com | Cianjur — Kerusakan parah terjadi pada jalan kabupaten Cipanas–Mariwati Kabupaten Cianjur tepatnya di Kampung Jeprah (Bengkok) RT 01/RW 02, Desa Sindanglaya, Kecamatan Cipanas. Sebuah lubang besar di Jembatan Jeprah Cipanas kini mengancam keselamatan pengguna jalan dan dikhawatirkan dapat menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Berdasarkan pemantauan kondisi jalan rusak di Kecamatan Cipanas Cianjur, lubang menganga terlihat berada tepat di badan jembatan yang menjadi jalur alternatif masyarakat. Kerusakan tersebut terus melebar akibat tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah Cipanas dalam beberapa hari terakhir.

Gandi (50), warga sekaligus Ketua Pangkalan Ojek setempat, menjelaskan kerusakan Jembatan Jeprah Desa Sindanglaya akibat curah hujan tinggi mulai terjadi sekitar empat hari lalu. Menurutnya, kondisi lubang kini semakin dalam hingga memperlihatkan bagian pondasi jembatan yang telah mengalami kerusakan serius.

“Lubangnya makin besar dan dari dalam terlihat pondasi di kedua sisi jembatan sudah ambruk. Ini sangat berbahaya bagi pengendara,” ujar Gandi saat ditemui di lokasi.Jum’at.27/2/2026.

Ia menambahkan, peninjauan jalan kabupaten rusak oleh Dinas PUPR Cianjur sebenarnya telah dilakukan. Petugas disebut telah datang melakukan pengukuran serta pengecekan struktur jembatan, namun hingga kini masyarakat belum mendapatkan kepastian waktu perbaikan.

Warga menilai kerusakan jalan alternatif Cipanas–Mariwati tidak bisa dibiarkan terlalu lama karena jalur tersebut menjadi akses vital penghubung antar desa sekaligus jalur pengurai kemacetan kawasan wisata Cipanas.

Menjelang arus mudik Lebaran Idul Fitri di Kabupaten Cianjur, kondisi Jembatan Jeprah dinilai semakin mengkhawatirkan. Volume kendaraan diperkirakan meningkat signifikan sehingga risiko kecelakaan maupun amblesnya jembatan semakin besar apabila tidak segera diperbaiki.

Asep, sopir angkutan umum rute Mariwati, mengatakan jalan berlubang di Jembatan Jeprah Cipanas sangat membahayakan keselamatan penumpang dan pengendara lain, terutama saat hujan turun dan genangan air menutupi lubang.

“Kami berharap segera diperbaiki sebelum Lebaran, karena ini jalur penting masyarakat,” katanya.

Keluhan serupa juga disampaikan pengendara roda dua yang mengaku waswas melintas pada malam hari di lokasi jalan rusak Kabupaten Cianjur wilayah Cipanas, karena minim penerangan membuat lubang sulit terlihat.

Pantauan di lapangan menunjukkan warga memasang tanda peringatan darurat di sekitar lubang besar Jembatan Jeprah Cianjur, namun upaya swadaya tersebut dinilai hanya solusi sementara dan belum mampu menjamin keselamatan pengguna jalan.

Hingga berita jalan rusak Cipanas Cianjur terbaru ini diterbitkan, pihak media masih menunggu konfirmasi resmi dari Dinas PUPR Kabupaten Cianjur terkait jadwal perbaikan maupun langkah penanganan darurat pada Jembatan Jeprah yang terancam ambruk tersebut.

(Bet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses