Polemik

Organisasi LMP Datangi Kemenag Cianjur Adanya Dugaan Pungutan Pelaksanaan Jama’ah Haji

106
×

Organisasi LMP Datangi Kemenag Cianjur Adanya Dugaan Pungutan Pelaksanaan Jama’ah Haji

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com || CIANJUR – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cianjur di datangi Ormas Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Cianjur, terkait dugaan permasalahan pungutan dalam pelaksanaan Ibadah Haji tahun 2024,pertemuan tersebut di laksanakan di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Cianjur Kamis (01/08/2024).

Dalam Audensi tersebut ada tiga tuntutan yang di sampaikan oleh ormas Laskar Merah Putih, Diantaranya:

1.Bahwa pengawasan terhadap Kelompok bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Kabupaten Cianjur banyak di temukan permasalahan terhadap Jemaah Haji dan Umroh.

2. Bahwa Regulasi Antrian Jemah Haji terjadi permasalahan terkait No.porsi jama’ah yang di temukan yang semestinya aturan persiapan Haji yang terdaftar pada tahun 2014 untuk keberangkatan kuota pada tahun 2024, namun di temukan jema’ah yang terdaftar pada tahun 2018 tetap dapat berangkat untuk kuota pada tahun 2024 dengan menurut informasi asalkan dapat membayar uang 20 juta ke Kemenag dengan kerjasama dengan kelompok bimbingan ibadah haji ( KBIH), bahwa di temukan kebijakan dari aturan Kemenag dan kelompok bimbingan ibadah haji ( KBIH) tidak sejalan dalam hal pelaksanaan ibadah haji.

3. Mohon Konfirmasi prihal pembimbingan Ibadah Haji dari Kemenag, karena di tegaskan oleh Kabid Haji Kanwil Jawa barat di Forum Manasik Haji di gedung Herlina di sampaikan bahwa tugas bimbingan haji, hanya bertugas membimbing ibadah haji dan tidak untuk melaksanakan ibadah haji layaknya Jemaah Haji.

Saat di wawancarai awak media Ketua Laskar Merah Putih H. Iwan Hernawan sesuai Audiensi mengatakan.

” Dalam hal ini saya silaturahmi ke Kantor Kementrian Agama Kabupaten Cianjur tiada lain menyampaikan aspirasi hal mengenai Haji,” katanya.

Karena menurutnya, dirinya melaksanakan Haji tahun 2024 apa apa yang saya temukan di lapangan sudah saya sampaikan kepada H.Rian(Kasi Haji dan Umroh) terkait temuan-temuan Haji kekurangan-kekurangan pelaksanaan ibadah haji tahun 2024.

Iwan berharap,” Mewakili masyarakat Kabupaten Cianjur agar pelaksanaan Haji tahun berikutnya bisa berjalan dengan sempurna, karena kesempurnaan itu milik Allah, jadi apapun yang tadi disampaikan kepada Ketua Kasi nya itu ada yang pahit ada yang manis,jadi ini pelaksanaan fakta di lapangan,” katanya.

Menanggapi hal tersebut Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh H. Rian Fauzi mengatakan.

Bahwa dirinya di tugaskan oleh kantor untuk menerima tamu dari rekan-rekan Ormas Laskar Merah Putih yang mengkonfirmasi bahwa fungsinya KBIH itu seperti apa, dan tanggung jawabnya apa.

“Kemudian ada informasi hal-hal pelayanan di Arab Saudi juga, itu memang tidak semua niat dan rencana yang kita buat sebaik mungkin untuk Ibadah Haji, itu juga pasti ada juga yang merasakan kurangnya pelayanan,” jelasnya.

“Kami mengapresiasi kepada teman teman Laskar Merah Putih ini sebagai bahan evaluasi kami di Kementerian Agama Kabupaten Cianjur, untuk di sampaikan kepada Kementrian Agama wilayah Jawa Barat pertama bidang Haji, terkait informasi, evaluasi dapat laporan seperti ini, kedepannya seperti apa KBIH, mungkin untuk lebih di sosialisasikan lagi kepada jemaah Haji tupoksinya KBIH itu apa, tanggung jawab KBIH sampai di mana, dan Alhamdulilah tadi dari hasil Audensi nya sudah di jawab semua,” pungkasnya.

(Bet/Anwar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses